**Borneonews - Beijing**, Pemerintah China mengungkapkan kekhawatiran mengenai kondisi perdamaian di Gaza yang tampaknya masih sulit dicapai setelah terjadinya ketegangan berkepanjangan pasca pecahnya konflik yang dimulai pada 7 Oktober 2023. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, menyatakan, "Konflik di Gaza telah berlangsung selama setahun penuh, merenggut banyak nyawa yang tidak bersalah dan menyebabkan bencana kemanusiaan yang sangat serius. Kami sangat khawatir situasi ini tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan, sementara pertempuran terus berlanjut."
Tanggal 7 Oktober 2024 menandai satu tahun terjadinya perang di Gaza, di mana Israel melancarkan serangan yang telah merenggut sebanyak 41.909 jiwa, sementara sekitar 97.303 individu mengalami luka-luka. Lebih dari 10.000 orang juga dilaporkan hilang di bawah reruntuhan, menurut data dari Kementerian Kesehatan setempat.
Meski terdapat seruan untuk gencatan senjata dari Dewan Keamanan PBB, Israel tetap melanjutkan serangan brutal ke Jalur Gaza sebagai respons terhadap serangan dari kelompok Hamas yang terjadi pada 7 Oktober 2023. Mao Ning menambahkan, "Dampak dari konflik ini telah memperburuk ketegangan kawasan, yang juga terus meningkat."
Konflik ini telah memaksa sekitar 1,9 juta orang di Jalur Gaza menjadi pengungsi, di tengah berlanjutnya blokade yang mengakibatkan kelangkaan parah akan makanan, air bersih, dan obat-obatan. "Kenyataan yang mengkhawatirkan ini menunjukkan bahwa penggunaan kekerasan dan operasi militer tidak akan membuahkan hasil, malah akan memperburuk keadaan dan menjauhkan kita dari perdamaian dan stabilitas," lanjutnya.
China baru-baru ini mengusulkan sebuah inisiatif yang terdiri dari tiga langkah untuk menangani konflik di Gaza. Usulan tersebut menekankan pentingnya gencatan senjata dan pengiriman bantuan kemanusiaan sebagai langkah mendesak yang harus diambil. Mao Ning juga menggarisbawahi bahwa prinsip dasar untuk rekonstruksi pascakonflik adalah "Palestina-lah yang memerintah Palestina", dan adanya solusi dua negara diharapkan dapat menjadi langkah fundamental ke depan.
Ditekankannya pentingnya pengakuan terhadap hak-hak sah rakyat Palestina serta perhatian terhadap masalah keamanan Israel. Untuk itu, Mao Ning menyerukan agar komunitas internasional dapat berkumpul untuk menyelenggarakan konferensi perdamaian yang lebih luas, berwibawa, dan efektif, demi merumuskan peta jalan maupun jadwal untuk implementasi solusi dua negara.
Tujuan dari semua ini, menurut Mao Ning, adalah untuk mewujudkan kehidupan berdampingan secara damai antara kedua negara, Palestina dan Israel, serta harmonisasi antara masyarakat Arab dan Yahudi. "Kami meyakini bahwa ini adalah satu-satunya cara untuk mencapai tujuan tersebut," tegasnya.
Sejak terjadinya konflik pada 7 Oktober 2023, dilaporkan bahwa sebanyak 456 sekolah, universitas, dan gedung pendidikan telah mengalami kerusakan parah. Laporan dari Kementerian Pendidikan setempat menyebutkan bahwa lebih dari 10.888 pelajar kehilangan nyawa, serta 529 guru dan staf administrasi lainnya turut terkorbankan. Selain itu, tercatat 17.224 anak dan 3.686 guru mengalami luka-luka akibat konflik tersebut.
Lembaga UNICEF menjelaskan bahwa meningkatnya kekerasan serta pembatasan pergerakan telah menciptakan berbagai hambatan bagi sekitar 782.000 siswa di daerah tersebut. Data dari UNRWA juga menunjukkan bahwa hingga September 2024, setidaknya 297.000 unit perumahan di Gaza mengalami kerusakan, dengan 87.000 di antaranya mengalami kerusakan total. Perkiraan kerugian akibat kerusakan infrastruktur penting diperkirakan mencapai 18,5 miliar dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp288,6 triliun.
Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada 516 serangan yang ditargetkan terhadap sistem kesehatan di Gaza, serta 619 serangan yang dilakukan di Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur. Israel kini menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional terkait tindakan yang diambil di Gaza.
ANTARA
Kekhawatiran China terhadap Perdamaian Gaza Setahun setelah Konflik
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Kemendikdasmen Beri Fleksibilitas Susulan TKA untuk Wilayah Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Komentar (0)
Memuat komentar…







