MEDAN –
**Borneonews - Tapanuli Selatan**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapanuli Selatan, yang terletak di Provinsi Sumatera Utara, telah menetapkan rencana untuk mengadakan dua sesi debat publik bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Ketua KPU Tapanuli Selatan, Zulhajji Siregar, menjelaskan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran serta berbagai aspek lainnya. "Jika memungkinkan, kami akan melaksanakan dua kali debat. Namun, kami memastikan minimal satu kali debat publik akan dilaksanakan,"ungkapnya saat dihubungi di Medan. Saat ini, pihak KPU masih dalam tahap pembahasan terkait pelaksanaan debat tersebut, termasuk dalam penentuan tema yang akan dibahas. Zulhajji juga menambahkan bahwa tim perumus akan dibentuk untuk menyusun format debat antara pasangan calon bupati dan wakil bupati. Tim perumus ini akan terdiri dari berbagai unsur, termasuk akademisi, profesional, serta tokoh masyarakat. Mereka akan bekerja sama untuk merumuskan pelaksanaan debat yang akan datang. "Diperkirakan, debat publik akan dilaksanakan pada akhir Oktober 2024. Untuk tema debat, kami sedang merumuskan dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat," jelasnya. Zulhajji juga meminta agar seluruh elemen masyarakat bersabar menunggu pengumuman mengenai tema, jadwal, dan lokasi debat yang akan berlangsung. Ia menegaskan bahwa KPU Tapanuli Selatan beserta jajarannya berkomitmen untuk menjalankan tugas mereka semaksimal mungkin selama tahapan kampanye Pilkada 2024. "Kami sedang mempersiapkan segala sesuatunya. Yang pasti, debat itu akan diadakan pada akhir Oktober 2024," tegasnya. Dalam situasi Pilkada 2024, Tapanuli Selatan akan diikuti oleh dua pasangan calon bupati dan wakil bupati, yakni Gus Irawan dan Jafar Syahbuddin yang terdaftar sebagai nomor urut 1, serta pasangan Dolly dan Parulian yang akan bertarung dengan nomor urut 2. Pasangan Gus Irawan dan Jafar Syahbuddin didukung oleh 12 partai politik, yang mencakup Partai Golkar, Gerindra, PDIP, PAN, Hanura, Nasdem, PPP, PSI, PKN, PKS, PKB, dan Demokrat. Sementara itu, pasangan Dolly dan Parulian akan mengikuti pemilihan melalui jalur perseorangan. ANTARA