JAYAPURA –
**Borneonews - Sentani**, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Papua, mendorong warganya untuk mencari penghasilan tambahan di luar gaji pokok sebagai upaya untuk mencegah terjadinya deflasi di daerah tersebut. Langkah ini diambil mengingat adanya penurunan harga barang secara umum di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Kabupaten Jayapura. Delila Giay, yang menjabat sebagai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, mengungkapkan bahwa meskipun saat ini dampak deflasi belum terasa signifikan di Papua, penting bagi masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan tersebut. Ia menekankan bahwa salah satu solusi untuk mengatasi deflasi adalah dengan memiliki sumber penghasilan tambahan, seperti bekerja di sektor pemerintahan atau menjalankan usaha kecil seperti kios, layanan *rental*, dan ojek. Lebih lanjut, Delila menyatakan bahwa masyarakat sebaiknya memprioritaskan pembelian kebutuhan pokok dan menghindari barang-barang yang tidak diperlukan. Ia menyarankan agar warga tidak terpengaruh oleh keinginan untuk mengikuti tren atau merasa tersaingi oleh orang lain, melainkan fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan. Ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas nilai mata uang daerah. Selain itu, Delila juga memberikan rekomendasi agar masyarakat menghindari utang dari lembaga perbankan atau pihak lain yang menawarkan bunga tinggi. Ia menekankan pentingnya untuk tidak terjebak dalam penawaran pinjaman uang cepat, yang sering kali datang dengan konsekuensi bunga yang tinggi. Dalam rangka mencegah deflasi lebih lanjut, pihak Pemkab juga berencana untuk berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Dinas Sosial. Mereka memutuskan untuk menunda proyek berskala besar hingga situasi ekonomi lebih stabil. Delila menambahkan bahwa fokus saat ini akan lebih diarahkan kepada penyaluran bantuan sosial untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. ANTARA