SEMARANG –
**Borneonews - Sukoharjo**, Seorang bocah berinisial F yang berusia delapan tahun di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, telah meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam tumpukan abu hasil pembakaran gabah. Insiden tragis ini terjadi ketika F sedang bermain bersama beberapa temannya di area penggilingan padi yang terletak di Desa Plumbon, wilayah yang sama. Kepala Desa Wirun, Eri Suseno Wibowo, menjelaskan bahwa korban dan teman-temannya sebelumnya datang ke lokasi dengan menggunakan sepeda. Mereka bermain di sekitar tumpukan kulit gabah yang sebelumnya dibakar, tanpa menyadari bahwa sisa-sisa abu tersebut masih dapat menyebabkan bahaya. Dari keterangan yang diperoleh, saat bermain, F secara tiba-tiba melompat ke tumpukan abu. Salah satu temannya berusaha menolong F, tetapi usaha tersebut sia-sia karena kondisi abu yang masih panas. Mengenai rincian lebih lanjut tentang apa yang terjadi, Kepala Desa masih menunggu laporan resmi dari pihak kepolisian untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas. Seorang warga setempat, Ngadino, melaporkan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB. Ia menyaksikan bocah-bocah itu asyik bermain di area tersebut tanpa mengetahui risiko yang mereka hadapi, mengingat adanya sisa-sisa abu yang masih berpotensi membahayakan. Setelah insiden tersebut, kedua teman F berteriak meminta bantuan kepada warga di sekitar lokasi. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian terkait dengan kejadian yang menyedihkan ini dan investigasi lebih lanjut terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan yang merenggut nyawa bocah malang tersebut. ANTARA