**Borneonews - Semarang**, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah baru-baru ini meraih dua penghargaan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait dengan inovasi dalam pelayanan publik. Penghargaan ini diberikan dalam dua kategori, yakni untuk instansi pembina di tingkat provinsi dan kategori inovasi kelompok berkelanjutan dalam pelayanan publik.
Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana, mengekspresikan rasa bangganya atas pencapaian ini. Ia menyatakan bahwa penghargaan tersebut merupakan sebuah pengakuan bagi seluruh pegawai negeri sipil yang bekerja di Jawa Tengah. Komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat adalah prioritas yang harus dipegang, ujarnya saat acara di Semarang.
Proses penyerahan penghargaan berlangsung langsung di Jakarta, di mana Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Annas memberikan penghargaan tersebut kepada Pj Gubernur Jateng pada acara yang bertajuk Gebyar Pelayanan Prima Tahun 2024. Nana menambahkan bahwa penghargaan ini akan menjadi pendorong semangat bagi pemerintah provinsi serta kabupaten/kota untuk lebih dekat dengan masyarakat, dengan fokus utama memberikan pelayanan terbaik.
Inovasi dalam pelayanan publik, diungkapkan oleh Nana, merupakan salah satu strategi kunci untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas. Ia menekankan pentingnya perbaikan dalam aspek kemudahan, biaya yang terjangkau, kecepatan, kualitas, dan akuntabilitas dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Biro Organisasi Kepegawaian Sekretariat Daerah Provinsi Jateng, Dadang Soemantri, menjelaskan bahwa inovasi yang mendapatkan penghargaan ini berasal dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr Margono Soekarjo di Banyumas dan RSUD Dr Rehatta di Jepara.
Inovasi yang diterapkan di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo mencakup pengembangan sistem persediaan obat, penyempurnaan sistem antrian layanan pasien, serta perkenalan sistem *SMS Gateway* untuk registrasi online. Di sisi lain, RSUD Dr Rehatta melakukan terobosan dalam perawatan luka kusta melalui pendekatan yang komprehensif, yang mencakup konsep *garden healing*, *mentoring*, dan kolaborasi yang terpadu.
Dadang menekankan bahwa prestasi ini menunjukkan bahwa langkah-langkah yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Nana Sudjana sudah berada pada jalur yang benar. Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng untuk terus mengoptimalkan pelayanan yang cepat, mudah, dan berintegritas.
Selain itu, Pemprov Jateng aktif mendorong pemerintah kabupaten dan kota agar terus berinovasi. "Banyak hal telah dilakukan bersama kabupaten dan kota untuk meningkatkan pelayanan," tutupnya.
ANTARA
Pemprov Jateng Raih Dua Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Komentar (0)
Memuat komentar…







