JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Selatan**, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melanjutkan upaya penertiban kabel utilitas di Jalan Wijaya I, kawasan Petogogan, Kebayoran Baru. Langkah ini dimaksudkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas. Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan (Aspem) Jakarta Selatan, Mukhlisin, menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah menciptakan ketertiban dan mengurangi potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kabel-kabel yang terpasang secara sembarangan. "Kami ingin agar kawasan ini tertib, aman, dan nyaman, sehingga tidak mengganggu atau membahayakan warga," ujar Mukhlisin saat meninjau lokasi pada Rabu lalu. Dalam proses penertiban ini, petugas melakukan pekerjaan sepanjang 1,5 kilometer dan melibatkan 23 operator untuk menangani 53 kabel serat optik. Kegiatan tersebut juga melibatkan kolaborasi dengan Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, serta pihak kecamatan dan kelurahan, juga Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (*APJATEL*). Rifki Rismal, Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa penertiban kabel utilitas ini dilakukan bersamaan dengan perbaikan trotoar. Ia menambahkan, "Kami berupaya agar kabel udara tidak lagi melintang di atas jalan, melainkan diturunkan ke bawah demi keselamatan pengguna jalan." Rifki juga menyampaikan bahwa penertiban kabel utilitas selanjutnya akan dilakukan di Jalan Denpasar, Setiabudi, yang saat ini sedang dalam proses pelaksanaan dengan target penyelesaian pada November 2024. Ia menekankan bahwa penertiban ini merupakan langkah pertama untuk tahun 2024, dan ke depannya akan diintegrasikan dengan berbagai kegiatan penataan infrastruktur lainnya. Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan berkomitmen untuk melaksanakan penertiban ini secara bertahap, sehingga kabel-kabel yang tidak teratur dapat segera masuk ke dalam jaringan utilitas terpadu (*SJUT*). Penertiban yang serentak ini merupakan bagian dari program relokasi yang terkait dengan pembangunan trotoar untuk Tahun Anggaran 2024 dengan tujuan menciptakan lingkungan di Ibu Kota yang lebih tertata, estetik, dan nyaman bagi warga. Relokasi kabel yang dipasang di udara adalah proses yang kompleks dan membutuhkan waktu. Oleh karena itu, pihaknya berharap semua operator jaringan akan berpartisipasi secara aktif untuk mendukung kelancaran proses penertiban ini. ANTARA