BATAM –
**Borneonews - Natuna**, Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kabupaten Natuna, yang terletak di Kepulauan Riau, baru-baru ini melaksanakan sebuah simulasi yang bertujuan untuk mengedukasi pelajar mengenai tahapan evakuasi dari gedung yang terbakar. Kegiatan ini berlangsung di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Natuna yang ada di Kecamatan Bunguran Timur pada Rabu, 9 Oktober 2024, dan diikuti oleh seluruh siswa di sekolah tersebut. Kepala Bidang Pencegahan Disdamkar Kabupaten Natuna, Beni Suparta, menjelaskan perihal kegiatan ini dalam sebuah wawancara via telepon. Menurutnya, simulasi ini merupakan bagian dari latihan yang dirancang untuk memberikan pemahaman kepada siswa serta perangkat sekolah tentang cara yang tepat untuk menyelamatkan diri dalam situasi darurat. Dalam simulasi itu, para siswa diberikan latar belakang bahwa terjadi kebakaran di gedung sekolah. Mereka tidak hanya belajar mengenai teknik evakuasi, tetapi juga mendapatkan instruksi tentang langkah-langkah yang harus diambil untuk menjaga keselamatan diri mereka. Selain pelajar, para perangkat sekolah juga dilatih untuk dapat mengkoordinasikan siswa-siswa saat kebakaran berlangsung, serta cara memberikan pertolongan pertama bagi mereka yang mungkin terjebak dalam gedung. Beni menekankan bahwa simulasi ini dirancang sedemikian rupa sehingga seakan-akan kebakaran tersebut benar-benar terjadi di SLB. Peserta juga diberi pemahaman mengenai lokasi yang ideal untuk berkumpul saat evakuasi berlangsung. Ia menegaskan bahwa dalam situasi kebakaran, penting untuk tidak panik dan segera mencari jalan untuk menyelamatkan diri. Lebih lanjut, Beni memberikan saran tentang cara menghadapi bila terpapar asap. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan membasahi kain untuk digunakan menutup hidung, sehingga udara yang dihirup akan tersaring oleh kain tersebut. "Kami bertujuan untuk memastikan guru-guru dan tenaga pendidikan di SLB memahami tindakan yang tepat yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran," ucapnya. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Disdamkar juga membentuk tim kecil di SLB, yang bertugas untuk bertindak melaporkan insiden ke pihak pemadam kebakaran dan mengkoordinasikan para siswa jika hal yang tidak diinginkan terjadi. "Harapan kami, melalui latihan ini, dapat memberikan gambaran yang jelas dan detil kepada pegawai SLB mengenai langkah-langkah yang sebaiknya diambil bila suatu saat terjadi peristiwa darurat," pungkas Beni. ANTARA