JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) dan berbagai pemangku kepentingan lainnya mengungkapkan komitmen mereka untuk memperkuat ekosistem *fintech lending*. Salah satu poin penting dalam langkah kolaborasi ini adalah menjaga keamanan data dan privasi konsumen yang menggunakan layanan tersebut. Direktur Pengembangan dan Pengaturan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Rela Ginting, menekankan bahwa perlindungan data pribadi merupakan tulang punggung dalam membangun kepercayaan di sektor jasa keuangan. Ia menyatakan, menjaga privasi konsumen adalah kewajiban utama dari sektor ini. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Rela saat menghadiri acara Compliance Talk yang membahas tentang Pelindungan Data Pribadi. Kegiatan ini diorganisir oleh AFPI dan melibatkan berbagai pelaku industri fintech lending, regulator, serta para praktisi di bidang perlindungan data. Melalui kegiatan ini, peserta berupaya merumuskan langkah-langkah yang efektif guna menangani tantangan perlindungan data di tengah perkembangan era digital yang terus berkembang pesat. Rela juga menyoroti pentingnya penerapan prinsip-prinsip perlindungan data sebagai landasan dalam menjalankan bisnis. Dengan adanya kemajuan teknologi digital, urgensi untuk melindungi data pribadi menjadi semakin mendesak. Penyelenggaraan acara semacam ini merupakan bentuk nyata komitmen industri *fintech lending* untuk menjamin keamanan data pribadi dan menciptakan ekosistem *fintech* yang inovatif, inklusif, serta dapat dipercaya. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum Kementerian Komunikasi dan Informatika, Teguh Arifiyadi, mengingatkan bahwa data pribadi tidak seharusnya dipandang sebagai aset, melainkan sebagai amanah yang harus dijaga kerahasiaannya pada semua tingkatan pengendalian. Misalkan, Ketua Asosiasi Praktisi Pelindungan Data Indonesia (APPDI), Raditya Kosasih, menambahkan bahwa perlindungan data pribadi tidak hanya sekedar masalah kepatuhan hukum, tetapi merupakan suatu budaya yang perlu dibangun secara menyeluruh, baik di dalam perusahaan maupun dalam seluruh ekosistem. Ia pun menekankan bahwa langkah-langkah ini penting untuk menjaga kelangsungan jangka panjang dari bisnis itu sendiri. “Oleh karena itu, kita harus menjaga data dan menghargai privasi pelanggan,” imbuhnya, menegaskan pentingnya langkah pencegahan di masa sekarang. ANTARA