JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, mengungkapkan pentingnya pelatihan khusus bagi para guru di sekolah untuk mengatasi situasi darurat kebakaran. Permintaan ini disampaikan setelah insiden kebakaran yang terjadi di SD Negeri 01 Cempaka Baru, Jakarta Pusat, pada Minggu, 6 Oktober 2024, yang menyebabkan kerusakan parah pada bangunan sekolah. Heru menegaskan bahwa penguasaan keterampilan dalam penanggulangan kebakaran sangat diperlukan. "Saya minta agar para guru mulai diberi pelatihan tentang cara-cara menangani kebakaran yang mungkin terjadi, dan ini harus dimulai pada minggu depan," ujarnya saat memberikan keterangan di Jakarta pada hari Rabu. Lebih lanjut, Heru juga menginstruksikan Kepala Suku Dinas di Jakarta untuk terlibat aktif dalam memberikan edukasi mengenai pemadaman kebakaran di sekolah-sekolah. Dia menekankan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap kondisi bangunan sekolah agar insiden serupa tidak terulang di masa depan. "Khususnya untuk tingkat SD dan SMP, para guru perlu memiliki kemampuan melakukan tindakan darurat saat kebakaran. Hal seperti ini tidak boleh terulang di Jakarta. Jika sudah terjadi dua kali karena korsleting, berarti ada kelalaian yang harus diidentifikasi, mungkin akibat penggunaan kabel yang tidak sesuai standar atau faktor lain," tambahnya. Sebelumnya, petugas pemadam kebakaran menerima laporan mengenai kebakaran di SDN 01 Cempaka Baru pada pukul 11.35 WIB. Kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada atap dan plafon ruangan yang terbakar. Sebanyak 14 unit kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengatasi api, yang sumbernya diketahui berasal dari korsleting. ANTARA