BANTEN –
**Borneonews - Serang**, Pemerintah Kota Serang berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) Banten serta Pemerintah Provinsi Banten telah mengimplementasikan program pertanian dengan menanam bawang merah di lahan seluas 10 hektare. Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong ketahanan pangan bagi masyarakat di daerah tersebut. Penjabat Wali Kota Serang, Nanang Saefudin, dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Serang mengungkapkan bahwa proyek ini diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten. Dia menegaskan pentingnya pengembangan pertanian lokal agar tidak lagi bergantung pada pasokan dari daerah lain. "Setiap hari Senin, kita mengadakan rapat untuk mengevaluasi inflasi di Kota Serang yang saat ini berada pada angka 2,04 persen. Meskipun masih berada dalam kisaran yang aman, perlu dicatat bahwa peningkatan inflasi terbesar berasal dari harga bawang dan cabai," tuturnya. Hal ini mengarah pada upaya untuk menjadikan program penanaman bawang sebagai model yang harus diikuti. Dia menjelaskan bahwa apabila hasil pertanian ini dikelola dengan baik, potensi panen bisa mencapai antara 10 hingga 12 ton dalam satu kali siklus. Hasil tersebut, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pasokan bawang merah di Kota Serang secara mandiri. Khasiat dari program ini tidak hanya dirasakan oleh pemerintah tetapi juga diharapkan memberikan keuntungan langsung bagi para petani. Tugas pemerintah, baik daerah maupun pusat, adalah untuk menjaga stabilitas harga barang di pasar. Di sisi lain, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Haryo Kartiko Pamungkas, mengungkapkan bahwa penanaman bawang merah rencananya dimulai pada tanggal 15 Oktober mendatang dan diharapkan bisa dipanen pada bulan Desember 2024. Ia menambahkan, saat ini proses yang dilakukan adalah penyebaran pupuk dan persiapan lainnya. "Hari besar keagamaan seperti Natal dan Tahun Baru yang akan datang biasanya menyebabkan lonjakan harga, termasuk bawang merah. Oleh karena itu, kami optimalkan produksi tanaman *hortikultura* agar tetap bisa memenuhi permintaan masyarakat di Banten," paparnya. Bibit bawang merah yang digunakan adalah varian unggulan yang didatangkan langsung dari Brebes. Adapun lokasi penanaman bawang merah terletak di Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Dari total 10 hektare lahan, tiga hektare sepenuhnya didukung oleh BI Banten, sedangkan tujuh hektare lainnya mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten. ANTARA