KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Camat Kapuas Kuala, Nurcahyono, memimpin kegiatan sosialisasi program Cetak Sawah Rakyat (CSR), bertempat di Aula Kecamatan Kapuas Kuala.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen terkait, termasuk Babinsa, Kepala Desa, Badan Penyuluhan Pertanian (BPP), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan kelompok tani (Poktan) serta Toga dan Tomas di wilayah Kecamatan Kapuas Kuala.

Nurcahyono menyampaikan pentingnya program CSR dalam meningkatkan produksi pertanian dan ketahanan pangan di daerah. 

Ia menekankan program ini merupakan langkah strategis untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian, terutama dalam rangka mendukung petani lokal.

"Tentunya kami berharap agar semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, dapat bekerja sama dalam mewujudkan program ini. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan hasil yang dicapai dalam program cetak sawah rakyat dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi petani dan daerah secara keseluruhan," katanya, Rabu, 9 Oktober 2024.

Kegiatan sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Pertanian, yang memberikan penjelasan mendalam tentang mekanisme dan tujuan Program CSR. 

Narasumber menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan akses petani terhadap lahan, peralatan, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

Peserta sosialisasi tampak antusias mengikuti paparan narasumber, yang dilengkapi dengan diskusi interaktif. 

Mereka diberikan kesempatan untuk bertanya seputar program CSR, serta menyampaikan kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha pertanian. Diskusi ini memberikan ruang bagi petani untuk mendapatkan informasi dan solusi langsung dari sumber resmi. (DODI/R)