**Borneonews - Jakarta**, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menegaskan kecamannya terhadap serangan Israel yang kini telah meluas hingga ke Lebanon. Langkah ini merupakan perpanjangan dari serangan yang sebelumnya terjadi di Gaza, Palestina, serta mencakup wilayah Laut Merah di Yaman.
Gus Yahya, sapaan akrabnya, menyampaikan bahwa apabila tindakan agresi ini tidak segera dihentikan, kekacauan yang dihasilkan bisa mengundang keterlibatan lebih banyak pihak dalam konflik ini. Ia menekankan, situasi tersebut dapat mengancam keselamatan global, dan kami tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk mempertimbangkan akibat dari kekerasan ini.
Ia juga mengungkapkan khawatir bahwa eskalasi serangan ini dapat menciptakan peperangan yang lebih besar, dengan dampak yang sulit diukur, termasuk jatuhnya korban dari berbagai pihak yang tidak terlibat langsung dalam konflik. Gus Yahya berlaku tegas, Sekali lagi, kami ingin menegaskan, bahwa segala bentuk kekerasan harus dihentikan tanpa memandang alasan apapun.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya dialog dalam bentuk perundingan untuk menyelesaikan masalah yang ada. Semua pihak yang terlibat diharapkan dapat berbicara di meja perundingan dengan cara yang beradab, bukan melalui kekerasan yang saat ini masih berlanjut.
Sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di dunia, PBNU tidak akan henti-hentinya mengajak komunitas internasional untuk menghentikan serangan Israel. Hal ini dilakukan termasuk dengan menjalin komunikasi dan perbincangan langsung dengan berbagai pihak yang terlibat dalam konflik.
Beberapa waktu lalu, Gus Yahya baru saja kembali dari Amerika Serikat, dimana ia sempat berdiskusi dengan beberapa pihak di sana, termasuk dengan pejabat Kementerian Luar Negeri Amerika. Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan pesan yang sama, yaitu keharusan untuk menghentikan kekerasan yang terus meluas ini. Ia mengingatkan bahwa jika kekerasan dibiarkan berlanjut, dampaknya akan semakin meluas dan memperburuk situasi yang sudah ada.
Dengan demikian, Gus Yahya mengulangi seruannya untuk menghentikan segala bentuk kekerasan di dunia, dan menyarankan agar setiap pertentangan dapat diselesaikan melalui perundingan yang berbasis pada cara-cara yang beradab.
ANTARA
Gus Yahya kecam serangan Israel ke Lebanon dan serukan perdamaian
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







