SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Timur di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaksanakan program yang mengundang partisipasi aktif dari generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk berkontribusi dalam kegiatan penanaman pohon. Program ini bertujuan mendukung upaya restorasi hutan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Kepala BPPW Kaltim, Rozali Indra Saputra, dalam keterangannya di IKN pada Rabu, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam rangka peringatan Hari Habitat Dunia 2023. Dalam kegiatan hari itu, timnya berhasil menanam sekitar 400 pohon dari berbagai jenis, termasuk varietas lokal Kalimantan serta spesies yang diambil dari pulau lain. Penanaman pohon ini melibatkan beragam pihak, di antaranya TNI, Polri, kejaksaan, pemerhati lingkungan, dan perusahaan konsultan yang bergerak dalam bidang konstruksi yang berkelanjutan. Rozali juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam kegiatan ini, dengan melibatkan mahasiswa-mahasiswi sebagai bagian dari aksi penanaman pohon. Ia berharap bahwa melalui inisiatif ini, generasi muda mendapatkan pengalaman berharga dalam menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih ramah lingkungan. Ia menambahkan, "Semoga ini dapat menjadi langkah awal menuju peradaban pembangunan kota yang mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan, tanpa mengorbankan ekosistem yang ada untuk masa depan." Rozali juga menggarisbawahi bahwa penanaman pohon memiliki makna yang mendalam dalam rangka memperingati Hari Habitat Dunia. Bibit tanaman yang ditanam di IKN adalah tanaman terpilih yang diharapkan akan berkontribusi secara positif terhadap kondisi lingkungan setempat. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pohon-pohon ini akan berperan dalam menurunkan emisi karbon dan suhu di IKN, sehingga lingkungan di kawasan tersebut menjadi lebih nyaman, produktif, dan sehat. Dengan demikian, manusia yang tinggal di IKN dapat berinteraksi dengan ekosistem di sekitarnya, menciptakan sinergi dan habitat yang saling menguntungkan. Dari total 400 pohon yang ditanam, lokasi penanamannya tersebar di berbagai titik di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. Beberapa lokasi tersebut termasuk area sumbu timur KIPP, belakang Istana Presiden, dan dekat Embung MBH hingga area visitor center Plaza Seremoni IKN. BPPW Kaltim juga melanjutkan upaya penanaman di area yang sudah lebih dahulu ditanami pohon besar, dengan harapan bahwa jenis-jenis pohon tersebut dapat bertahan hidup. Analisis yang cermat dilakukan untuk menentukan vegetasi yang paling cocok dengan kondisi IKN, seperti pohon pule (*Alstonia scholaris*) dan beberapa spesies endemik lainnya. Rozali menegaskan bahwa tingkat keberhasilan penanaman pohon di IKN cukup tinggi, dengan indikasi bahwa hanya satu persen dari total pohon yang ditanam mengalami kematian. Ia mengungkapkan bahwa penanaman pohon ini merupakan bagian dari upaya lebih luas untuk merestorasi hutan di IKN, yang sebelumnya didominasi tanaman eukaliptus untuk kebutuhan produksi. Dengan konsep *Smart Forest City* yang diusung, pihaknya berkomitmen untuk mengembalikan kawasan ini menjadi hutan yang lebih alami. ANTARA