JAKARTA –
**Borneonews - Tangerang, Banten**, Kementerian Perdagangan beserta Kementerian Agama menjalin kerjasama untuk mempromosikan produk makanan halal dalam ajang Trade Expo Indonesia 2024. Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengungkapkan pentingnya kolaborasi ini saat acara berlangsung di Tangerang, Banten pada hari Rabu. Kerjasama antara kedua kementerian menjadi krusial untuk memastikan Indonesia tetap bersaing di pasar global, terutama dalam industri makanan halal, di tengah upaya negara lain seperti Thailand yang berambisi menjadi pusat halal dunia. Zulkifli Hasan menekankan, "Kita harus saling mendukung agar tidak tertinggal oleh negara lain. Thailand sedang gencar berusaha menjadi pusat halal, kita tidak boleh ketinggalan.” Dalam Trade Expo Indonesia 2024, Kemendag dan Kemenag menyajikan paviliun khusus yang diberi nama "Halal Expo". Ini merupakan sarana untuk memamerkan berbagai produk halal, yang diharapkan dapat menarik minat konsumen domestik maupun internasional. Selain itu, Zulkifli Hasan juga menyerahkan sertifikat halal kepada 223 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sebagai bentuk dukungan bagi pengembangan industri kecil yang berdaya saing tinggi. Sertifikasi halal ini merupakan kewajiban yang harus dipatuhi oleh pelaku usaha sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga telah melaksanakan berbagai kegiatan pendampingan untuk proses sertifikasi halal, termasuk asistensi, persiapan dokumen, pembiayaan untuk pengajuan sertifikasi, dan dukungan dalam proses sertifikasi itu sendiri. Penyerahan sertifikat halal secara simbolis kepada para pelaku UMKM tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada mereka yang telah berkomitmen menyediakan produk makanan dan minuman yang terjamin kehalalannya. Dengan adanya sertifikat halal, produk-produk dari UMKM diharapkan memiliki nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, mendorong pertumbuhan usaha mereka, dan memperluas jangkauan pasar hingga ke kancah internasional. ANTARA