**Borneonews - Langkat**, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Binjai telah meluncurkan program Listrik Masuk Sawah dengan sistem bernama Binjai Smart Electric Poin (*Bis LIPIN*) di Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Inisiatif ini bertujuan untuk mempermudah akses pelayanan listrik bagi sektor pertanian.
General Manager PLN UP3 Binjai, Darwin Simanjuntak, menjelaskan bahwa program *Bis LIPIN* merupakan inovasi terkini yang memungkinkan petani dan pelaku usaha untuk mendapatkan listrik dengan sistem pembayaran yang lebih fleksibel. Menurutnya, cara ini memberikan kemudahan bagi para pengguna, karena mereka hanya perlu melakukan pengisian token listrik yang dapat membantu mencegah pencurian arus dalam penggunaannya.
Hadirnya program ini diharapkan mampu meningkatkan baik kualitas maupun kuantitas hasil pertanian di Kabupaten Langkat. Selain itu, inisiatif ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya yang tinggi serta menjangkau berbagai manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam sektor tambak udang.
Dengan pelaksanaan program Listrik Masuk Sawah, Langkat diharapkan dapat terus berinovasi dan menciptakan kesejahteraan di bidang pertanian. Program ini juga sejalan dengan upaya pengendalian inflasi, yang dilakukan melalui kolaborasi strategis serta pemanfaatan teknologi modern di dalam kegiatan ekonomi.
Pj Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, menjelaskan bahwa dengan adanya program ini, para petani dapat memanfaatkan listrik dengan biaya yang lebih terjangkau untuk mengoperasikan pompa air dan peralatan pertanian lainnya. Peningkatan efisiensi produksi yang diharapkan dapat memperkuat sektor pertanian juga menjadi fokus utama dalam mengelola inflasi di daerah tersebut.
Faisal juga menekankan pentingnya keberlanjutan program ini, agar dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Langkat. Dengan demikian, sektor-sektor vital di daerah dapat menjadi semakin kuat dan berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat.
Program *Bis LIPIN* sendiri merupakan inisiatif terintegrasi yang mendukung pembangunan sektor pertanian secara berkelanjutan dan meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Langkat. Dengan adanya program ini, Langkat diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengimplementasikan inovasi teknologi yang mampu mendukung pengendalian inflasi dan peningkatan produksi pertanian.
ANTARA
PLN Implementasikan Program Listrik Masuk Sawah di Langkat
Bagikan:

MEDAN –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Menteri UMKM: Ojol Bisa Akses KUR untuk Beli Motor dan Modal Usaha
Akademisi Soroti Kemarau Panjang dan Lahan Gambut dalam Karhutla Kalteng
IPLM dan Perpustakaan Sekolah
Rumah Bruno Fernandes Dirampok saat MU Kalah 1-4 dari Como 1907
Kemenkes: Tujuh Kabupaten/Kota di Kalteng Masuk Kategori Udara Berbahaya
Truk Kontainer Tabrak Kios di Muara Selan Banjar, Dua Orang Luka
Komentar (0)
Memuat komentar…







