JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (PDN) melalui serangkaian pertemuan bisnis yang terjadwal. Pertemuan ini mempertemukan pelaku industri yang telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan pihak-pihak yang mengelola Kuasa Pengguna Anggaran (KPA). Elisabeth Ratu Rante Allo, selaku Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, serta Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Barang/Jasa (PPBJ), dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di lingkungan pemerintah provinsi. Situs Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah mencatat, hingga 7 Oktober 2024, realisasi belanja Produk Dalam Negeri di Provinsi DKI Jakarta mencapai Rp 20,94 triliun. Angka ini mencerminkan 66,25 persen dari total komitmen belanja Produk Dalam Negeri yang tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) sebesar Rp 31,61 triliun. Di tahun ini, DKI Jakarta juga berhasil mendapatkan Dana Alokasi Insentif Fiskal untuk Tahun Anggaran 2024 sebesar Rp 5,9 miliar. Menurut Ratu, insentif ini akan digunakan untuk mendukung peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah, meningkatkan kualitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memproduksi barang dalam negeri, serta memperkuat sumber daya manusia dalam Tim P3DN di perangkat daerah. Kegiatan *business matching* ini merupakan program rutin yang diselenggarakan oleh Dinas PPKUKM DKI Jakarta. Saat ini, acara berlangsung di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, berlangsung mulai dari Senin (7/10) hingga Kamis (10/10). Dalam rangkaian kegiatan tersebut, terdapat beberapa acara lain termasuk sosialisasi, *monitoring*, serta evaluasi terhadap realisasi belanja produk dalam negeri. Acara *business matching* untuk kelompok ke-17 ini melibatkan 21 peserta. Beragam produk bersertifikat TKDN yang ditampilkan mencakup bahan bangunan, pakaian, gadget, perlengkapan kamar mandi, alat kesehatan, produk kerajinan, alat kebersihan rumah tangga, dan bahkan kendaraan listrik. Said Ali, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini dan menginstruksikan seluruh unit kerja untuk berpartisipasi secara aktif dalam seluruh rangkaian acara yang telah disusun. ANTARA