JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Komandan Rindam Jaya sekaligus Ketua Pelaksana *Sport Climbing Open Championship Indonesian Armed Forces Panglima TNI Cup 2024*, Kolonel Infanteri Ferdial Lubis, mengungkapkan bahwa pemegang rekor dunia panjat tebing dari Amerika Serikat, Samuel Watson, akan berpartisipasi dalam kejuaraan tersebut. Kejuaraan ini akan berlangsung dari tanggal 9 hingga 12 Oktober 2024, di mana total peserta yang terdaftar mencapai 321 atlet. Di antara mereka, terdapat satu atlet internasional yang juga merupakan peserta pada Olimpiade Paris 2024. "Di antara para peserta dari Indonesia, ada satu atlet internasional bernama Samuel Watson yang merupakan pemegang rekor dunia dalam cabang panjat tebing," ujar Ferdial saat memberikan laporan pada pembukaan kejuaraan di Komplek Olahraga Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Ferdial menambahkan, Watson akan berkompetisi bersama peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan 22 provinsi di Indonesia. Beberapa provinsi yang diwakili antara lain DKI Jakarta, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Papua. Pembagian peserta terdiri dari 196 laki-laki dan 125 perempuan, yang akan berlaga dalam 16 nomor pertandingan, termasuk *lead* TNI Polri, *lead* umum untuk putra dan putri, *boulder*, dan *speed*. Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga merupakan bagian dari peringatan HUT ke-79 TNI. Ferdial menyatakan bahwa kejuaraan ini bertujuan mempopulerkan olahraga panjat tebing yang memiliki potensi dalam membangun karakter, dan mempererat hubungan internasional serta meningkatkan citra positif Indonesia di arena global. Samuel Watson, yang memiliki rekor dunia dengan waktu 4,74 detik dalam nomor *speed*, berkesempatan untuk mencatatkan prestasi lebih baik setelah sebelumnya memecahkan rekornya sendiri dengan waktu 4,75 detik saat meraih peringkat ketiga di Olimpiade Paris 2024. Meski tidak bertanding langsung melawan Watson, atlet Indonesia Veddriq Leonardo juga menunjukkan performa menawan dengan menyamai waktu 4,75 detik dalam babak penyisihan. Ferdial menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk komitmen TNI untuk mendukung pengembangan olahraga nasional. Harapannya, melalui kejuaraan ini, bisa terjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat serta peningkatan prestasi olahraga yang signifikan. ANTARA