JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono mengungkapkan bahwa saat ini institusinya sedang dalam proses mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten untuk mengukuhkan keberadaan Satuan Ruang Angkasa TNI AU. Dalam pandangannya, penguatan SDM menjadi langkah utama yang harus diambil agar personel dapat menguasai berbagai kemampuan yang berkaitan dengan antariksa. Tonny menegaskan pentingnya pendidikan sebagai bagian dari pengembangan SDM. Untuk itu, pihaknya memberikan peluang kepada personel untuk mengikuti berbagai program pendidikan, baik di luar negeri maupun di dalam negeri. Langkah ini diambil demi membentuk kekuatan ruang angkasa, atau *spaceforce*, yang memiliki kapabilitas yang diharapkan. Ia juga menyebutkan bahwa saat ini TNI AU belum memiliki teknologi yang mendukung operasional Satuan Ruang Angkasa. Oleh karena itu, pelatihan SDM menjadi prioritas utama sebelum berinvestasi dalam alat dan teknologi yang canggih di bidang ruang angkasa. Tonny mengindikasikan bahwa pengadaan fasilitas teknologi untuk Satuan Ruang Angkasa memerlukan anggaran yang sangat besar. “Ketika saya mengunjungi PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN), saya menyaksikan sendiri bahwa infrastruktur yang dibutuhkan untuk satuan ini sangat mahal. Jika TNI AU berencana untuk membangun satelit sendiri, anggarannya akan tersedot habis untuk hal tersebut,” ungkapnya. Melihat kondisi tersebut, Tonny menekankan perlunya kolaborasi dari berbagai pihak untuk mendukung pengadaan satelit untuk Satuan Ruang Angkasa TNI AU. Ia menjelaskan bahwa banyak negara lain telah melakukan kerjasama antar lembaga dalam membangun satuan ruang angkasa, yang bertujuan untuk kepentingan pertahanan. “Australia sudah menunjukkan contoh yang baik. Mereka tidak mampu membangun *spaceforce* secara mandiri. Dalam kunjungan saya ke markas mereka, saya mencatat bahwa mereka tetap menjalin kerjasama dengan negara-negara sekutu,” ujar Tonny. Meski dihadapkan pada kendala biaya yang cukup tinggi, Tonny tetap optimis bahwa Satuan Ruang Angkasa akan terwujud secara bertahap. Ia yakin bahwa seiring berjalannya waktu, satuan ini akan menjadi lebih efektif dalam menjalankan fungsinya untuk mempertahankan kedaulatan negara. ANTARA