SEMARANG –
**Borneonews - Magelang**, Inovasi layanan publik di Kota Magelang kembali mendapat pengakuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB). Program Data Kota Magelang Open (DataGO) yang diinisiasi oleh Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominsta) serta program Aksi Ibu Pulang Bawa Akta Kelahiran (Si Bulan) dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, berhasil meraih penghargaan dalam bidang pelayanan publik. Dalam sebuah pernyataan, Penjabat Sementara Wali Kota Magelang, Ahmad Aziz, menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Menurutnya, program Si Bulan telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat dengan signifikan. Inovasi tersebut berhasil menyederhanakan proses pembuatan akta kelahiran, sehingga menghemat waktu, biaya, dan prosedur bagi keluarga yang baru memiliki bayi. Aziz menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan ini ke depan. Ia berharap semua pihak terkait dapat memberikan informasi yang jelas kepada keluarga ibu yang melahirkan, mengenai dokumen apa saja yang perlu disiapkan. Dengan demikian, mereka dapat membawa pulang akta kelahiran begitu keluar dari rumah sakit. Selanjutnya, program DataGO juga mendapatkan apresiasi karena peran pentingnya dalam memberikan data statistik yang akurat dan terbuka. Data yang valid sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan berbasis data yang efektif. Aziz menjelaskan bahwa masyarakat berhak mengetahui kondisi Kota Magelang, termasuk dalam hal pemerintahan dan pembangunan. Dia juga mengapresiasi setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah berkontribusi dalam menciptakan dua inovasi ini. Ia berharap agar OPD lain turut berinovasi dalam menyediakan pelayanan publik yang lebih baik. Kepala Diskominsta Kota Magelang, Muchamad Abdul Azis, menjelaskan bahwa DataGO berfungsi sebagai portal satu data untuk Kota Magelang. Portal ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan statistik sektoral yang dibutuhkan oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan. “Harapan kami adalah DataGO terus berinovasi dan berkembang agar dapat menjawab kebutuhan data daerah secara komprehensif,” tutur Azis. Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang, RR Sri Mulatsih, mengungkapkan bahwa program Si Bulan merupakan terobosan dalam mempercepat pelayanan penerbitan akta kelahiran. Program ini melibatkan kerja sama dengan 16 fasilitas kesehatan dan BPJS Kesehatan untuk mengoptimalkan pelayanan. Mulatsih mengungkapkan bahwa program Si Bulan telah menunjukkan hasil yang luar biasa. Capaian akta kelahiran untuk anak usia 0 hingga 17 tahun di Kota Magelang telah mencapai 100 persen. Output dari program ini tidak hanya berupa akta kelahiran dengan nama bayi, tetapi juga meliputi Kartu Keluarga (KK) yang baru, Kartu Identitas Anak (KIA), serta ucapan selamat dari Wali Kota Magelang. Selain itu, anak-anak yang lahir juga langsung terdaftar dalam program BPJS Kesehatan. “Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan administrasi kependudukan yang terbaik bagi masyarakat. Dukcapil Prima, Indonesia Maju,” tegasnya. ANTARA