**Borneonews - Jakarta**, Kavitha Nadjwa Aulia berhasil menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia yang melaju ke babak 16 besar pada Kejuaraan Dunia Junior 2024 untuk kategori perorangan. Dalam pertandingan yang berlangsung di Nanchang International Sports Center Gymnasium, China, ia menunjukkan performa yang mengesankan dengan memenangi pertandingan melawan Anja Blazina dari Slovenia. Kavitha berhasil meraih kemenangan dalam *straight game* dengan skor 21-15 dan 21-17 pada babak 32 besar.
Kavitha menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut, meski dalam kondisi fisik yang kurang optimal. "Saya bersyukur bisa memenangkan pertandingan hari ini meski merasakan sakit di kaki," tuturnya saat memberikan keterangan resmi. Ia mengungkapkan bahwa meskipun merasa tidak nyaman, dirinya berusaha untuk tidak memikirkan rasa sakit itu dan berjuang maksimal.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti ketangguhan pemain Eropa yang membuat setiap poin yang diperolehnya tidak mudah. "Pemain Eropa punya daya juang yang bagus, dan saya merasa sulit untuk mendapatkan poin dari lawan," tambahnya.
Dalam babak selanjutnya, Kavitha akan berhadapan dengan wakil tuan rumah, Yuan An Qi. Mengenai persiapannya, ia menekankan pentingnya mengurangi kesalahan pribadi. "Saya harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri dan lebih fokus, karena lawan besok sangat ulet," jelasnya. Ia juga menambahkan bahwa setelah pertandingan ini, ia akan melakukan pemeriksaan dan fisioterapi pada kakinya agar bisa pulih sebelum bertanding berikutnya.
Di sisi lain, harapan Mutiara Ayu Puspitasari untuk meraih medali di Kejuaraan Dunia Junior terakhirnya harus kandas setelah gugur di babak 32 besar. Mutiara harus mengakui keunggulan tunggal putri Jepang, Niina Matsua, dengan skor 10-21 dan 19-21. Ia menyatakan kekecewaannya dengan hasil tersebut, mengingat sebelumnya sempat merasa tertekan sejak awal pertandingan.
"Saya baru dapat menemukan ritme ketika sudah tertinggal jauh di gim kedua, yang membuat saya kesulitan untuk memperbaiki keadaan," ujarnya. Ia menyadari bahwa lawan lebih siap dibandingkan pertemuan mereka sebelumnya di Kejuaraan Asia Junior tahun lalu, di mana Mutiara berhasil keluar sebagai pemenang.
Mutiara juga menjelaskan bahwa tekanan saat pertandingan membuatnya sulit untuk bermain sesuai dengan kemampuannya. "Ini adalah Kejuaraan Dunia Junior terakhir saya, dan saya sangat ingin mendapatkan hasil terbaik. Namun, saya tidak bisa keluar dari beban tersebut," tambahnya.
Tidak hanya Mutiara, dua wakil Indonesia lainnya juga harus menerima kekalahan. Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dihentikan oleh wakil China unggulan tiga, Xu Wen Jing, dengan skor 10-21, 14-21. Sementara itu, Sausan Dwi Ramadhani kalah dari tunggal putri Taiwan, Wang Pei Yu, dengan skor 18-21 dan 17-21.
ANTARA
Kavitha Melaju Ke 16 Besar, Mutiara dan Lainnya Gagal di KJU 2024
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Hadapi Isenmulang FC, PSIM Fokus Pulihkan Fisik dan Benahi Pertahanan
Komentar (0)
Memuat komentar…







