**Borneonews - Vientiane, Laos**, Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin, menekankan pentingnya menjaga stabilitas kawasan dalam upaya mempersiapkan masa depan ASEAN. Hal ini disampaikannya pada Sesi Pleno KTT ASEAN ke-44 yang berlangsung di Vientiane, Laos.
Amin menjelaskan bahwa dalam dunia yang berubah dengan cepat, tantangan masa depan mengharuskan ASEAN untuk terus beradaptasi dan menjalin kolaborasi yang lebih erat. "Penting untuk memastikan bahwa kita berpegang pada prinsip persatuan, inovasi, dan keberlanjutan agar dapat menjaga 'kapal besar' ASEAN berlayar dengan baik," ungkapnya.
Wakil Presiden juga menekankan betapa pentingnya memastikan implementasi *ASEAN Outlook on the Indo-Pacific* (AOIP) dapat terintegrasi secara nyata dalam setiap langkah kerja sama di kawasan tersebut sehingga akan memperkuat sentralitas ASEAN. Pada bagian lain dari pidatonya, Amin menyampaikan apresiasi Indonesia terhadap penyelenggaraan Forum ASEAN-Indo Pasifik ke-2 serta pengembangan jaringan bisnis ASEAN-Indo Pasifik, yang dianggap sebagai upaya konkret dalam kerangka AOIP.
Selain itu, Amin mengapresiasi deklarasi AOIP sebagai acuan utama dalam membangun arsitektur regional yang inklusif serta berfokus pada ASEAN. Ia juga menyoroti perlunya mendorong inovasi dan integrasi ekonomi agar ASEAN dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi global.
Dalam konteks ini, *Regional Comprehensive Economic Partnership* (RCEP) dicatat sebagai inovasi penting bagi ASEAN untuk bersaing dalam era baru ekonomi global yang semakin terintegrasi dan berkelanjutan. Indonesia juga menyambut baik niat Chili, Sri Lanka, dan Hong Kong untuk bergabung dengan RCEP.
Amin menilai bahwa ASEAN perlu memperkuat RCEP dengan berbagai langkah strategis, termasuk penunjukan direktur eksekutif dan pengaktifan unit RCEP di Sekretariat ASEAN. Mengenai keberlanjutan, ia menekankan perlunya ASEAN untuk terus adaptif dan responsif terhadap berbagai tantangan yang ada, seperti perubahan iklim, ancaman terhadap ketahanan pangan, dan kelangkaan air global.
Sebagai bagian dari komitmen untuk keberlanjutan, ASEAN harus terus berfokus pada pengembangan yang mencakup pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan. Ia menilai sangat penting bagi Visi Komunitas ASEAN 2045 untuk terus dilengkapi dengan rencana strategis yang konkret. "Saya berharap rencana strategis untuk pelaksanaan visi 2045 dapat disepakati tahun depan di Malaysia," tutupnya.
ANTARA
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Dana Bantuan Penanganan Karhutla Diharapkan Tepat Sasaran dan Berdaya Guna
Gerindra Barito Timur Dorong Kader Perkuat Peran di Tengah Masyarakat
Kualitas Udara Memburuk, Ratusan Warga Pangkalan Bun Manfaatkan Rumah Oksigen KIM?
Kapuas Masuk Tiga Daerah di Kalteng yang Jalani Verifikasi Lapangan Evaluasi PUG
Angka Kecelakaan Naik 10,4 Persen, Polres Kapuas Gelar Operasi Patuh Telabang Selama Dua Pekan
Yuas Elko Minta Agen dan Pangkalan Elpiji 3 Kilogram di Kalteng Diawasi
Komentar (0)
Memuat komentar…







