PALANGKARAYA –
**Borneonews - Tamiang Layang**, Pemerintah Kabupaten Barito Timur, yang terletak di Kalimantan Tengah, mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan upaya mereka dalam mengoptimalkan pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2024. Penjabat Bupati Barito Timur, Indra Gunawan, menekankan pentingnya realisasi anggaran baik untuk belanja maupun pendapatan daerah dalam sebuah rapat di Tamiang Layang, beberapa waktu lalu. Saat ini, realisasi belanja APBD baru mencapai 52,9 persen dari total anggaran yang ditetapkan sebesar Rp1,3 triliun untuk tahun 2024. Hal ini menjadi perhatian serius bagi bupati, yang melihat adanya ketidakseimbangan antara belanja dan pendapatan daerah. Ia menegaskan bahwa agar belanja dapat terpenuhi, pendapatan daerah juga harus ditingkatkan secara optimal. Indra menjelaskan, hingga saat ini, transfer dari pemerintah pusat ke daerah sudah mencapai 76 persen dari total pagu. Namun, realisasi dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan lebih dari Rp90 miliar masih tergolong rendah, dengan pencapaian hanya di tingkat 47 persen. Dalam konteks ini, ia mengharapkan semua kepala OPD untuk lebih fokus dalam meningkatkan realisasi belanja, terutama dengan sisa waktu sekitar 90 hari kerja yang tersedia. "Dibutuhkan usaha ekstra untuk merealisasikan sisa 43 persen dari anggaran belanja yang masih tersisa," ungkapnya lebih lanjut. Meskipun demikian, Indra juga memberi catatan bahwa pelaksanaan proyek fisik mungkin akan menghadapi tantangan, terutama dengan datangnya musim hujan yang bisa menghambat progres. Dalam penyampaian tersebut, Indra menyerukan agar meskipun ada tekanan untuk mencapai target anggaran, setiap OPD tetap menjaga kehati-hatian dan mematuhi prosedur administrasi yang standar. Dengan waktu yang semakin terbatas, ia berharap agar setiap OPD dapat mempercepat realisasi anggaran tanpa mengabaikan prinsip-prinsip tata kelola yang baik. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara belanja dan pendapatan daerah demi kemajuan Kabupaten Barito Timur. ANTARA