JAKARTA –
**Borneonews - Maiduguri**, Nigeria baru saja menerima tambahan sebesar 600.000 dosis vaksin kolera untuk membantu menangani wabah penyakit menular yang melanda wilayah Negara Bagian Borno, di timur laut negara tersebut, yang baru-baru ini terjang oleh banjir besar. Rownak Khan, Wakil Perwakilan *UNICEF* di Nigeria, menyampaikan informasi ini pada hari Selasa. Dia menjelaskan bahwa vaksin dan peralatan medis yang dikirimkan merupakan bagian dari upaya global yang bertujuan untuk menghentikan penyebaran kolera. Penyakit ini, yang disebarkan melalui kontaminasi air, semakin parah di negara bagian tersebut akibat banjir yang merusak infrastruktur sanitasi dan pasokan air. Khan menekankan bahwa vaksin kolera oral tersebut merupakan kolaborasi antara pemerintah Nigeria dengan berbagai mitra, termasuk *UNICEF*, yang aktif berupaya mendistribusikan vaksin ke wilayah yang terdampak. Dia juga menambahkan bahwa bantuan ini mencakup peralatan untuk mengatasi diare akut serta tempat tidur rumah sakit dengan nilai mencapai 69.000 dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp1,08 miliar. Sebelumnya, pada bulan lalu, *UNICEF* telah mengirimkan 300.000 dosis vaksin kolera awal ke Borno dan memulai program vaksinasi besar-besaran di area tersebut. Abubakar Hassan, penasihat khusus gubernur untuk bidang kesehatan di Negara Bagian Borno, menyatakan bahwa hingga beberapa hari setelah dilaporkannya wabah kolera, tidak ada kematian yang tercatat akibat penyakit tersebut. Menurut laporan, hingga tanggal 4 Oktober, terdapat 451 kasus dugaan kolera yang terdata di Borno, di mana 128 di antaranya dinyatakan positif setelah melalui proses diagnostik yang cepat. Situasi ini menunjukkan urgensi dari upaya vaksinasi dan penyediaan fasilitas kesehatan yang tepat. ANTARA