BANTEN –
**Borneonews - Tangerang**, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mencatat bahwa pada bulan September 2024, jumlah permintaan untuk layanan evakuasi hewan liar menjadi yang tertinggi dalam kategori kegawatdaruratan. Ubaidillah Ansar, yang menjabat sebagai Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, mengungkapkan bahwa terdapat total 151 laporan layanan kegawatdaruratan yang diterima dari masyarakat sepanjang bulan tersebut. Dari jumlah tersebut, evakuasi hewan liar mencapai 43 permohonan. Di sisi lain, ragam layanan kegawatdaruratan yang dilaksanakan selama bulan September mencakup 11 evakuasi sarang tawon, 43 evakuasi hewan liar, tujuh kasus *animal rescue*, 15 pelepasan cincin, 25 insiden pemadaman kebakaran, dan tujuh evakuasi pohon tumbang. Menurut Ubaidillah, BPBD Kota Tangerang juga terlibat dalam berbagai upaya penyelamatan lainnya, dengan melakukan empat penyelamatan orang, enam bantuan pembersihan, 16 pemantauan dampak cuaca, serta 17 tindakan pertolongan. Untuk meningkatkan efektifitas layanan kegawatdaruratan, BPBD Kota Tangerang telah menyiapkan petugas yang siap siaga selama 24 jam. Layanan ini dapat dihubungi melalui *emergency call center* di nomor 112, serta nomor piket BPBD yang tersedia di 021-5582-144. Ubaidillah menjelaskan bahwa layanan ini berfungsi sebagai sarana untuk menerima informasi terkait kebencanaan dan menindaklanjuti laporan yang masuk. "Personel kami selalu siap untuk memberikan respons cepat selama 24 jam," tegasnya. Lebih lanjut, BPBD juga telah melakukan pemetaan wilayah yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana seperti banjir. Ubaidillah menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam melakukan berbagai upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan oleh bencana. "Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan melakukan langkah-langkah pencegahan yang diperlukan," imbuhnya. ANTARA