PALEMBANG –
**Borneonews - Baturaja**, Perum Bulog Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) di Sumatra Selatan telah mengambil langkah proaktif dengan membentuk tim pengawas untuk penyaluran bantuan pangan. Langkah ini bertujuan untuk memastikan agar distribusi beras dilakukan dengan tepat sasaran dan tepat waktu. Julkhaidar Romadhon, Kepala Bulog OKU, mengungkapkan bahwa saat ini mereka sedang memulai penyaluran bantuan pangan untuk periode Oktober 2024. Bantuan tersebut akan diberikan kepada 96.613 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di tiga wilayah, yaitu OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan. "Sampai saat ini, untuk Kabupaten OKU, kami sudah menyalurkan sekitar 35 persen dari total 243.760 KPM yang ditargetkan, yaitu sebanyak 243 ton beras," jelasnya. Adapun bantuan yang dialokasikan oleh pemerintah disalurkan melalui PT Jasa Prima Logistik (JPL), yang merupakan anak perusahaan Bulog OKU ke berbagai desa di daerah tersebut. Julkhaidar menambahkan bahwa untuk memastikan semua proses distribusi berjalan lancar, pihaknya telah membentuk tim monitoring. Tim ini bertugas memantau penyaluran beras supaya berlangsung sesuai dengan rencana dan tepat sasaran. Tim gabungan tersebut terdiri dari tiga anggota dari Bulog dan masing-masing satu orang perwakilan dari Dinas Ketahanan Pangan serta Bappeda OKU. "Penyaluran tetap dilakukan oleh transportasi dari PT JPL, sementara kami melakukan pengawasan pelaksanaan di lapangan," kata Julkhaidar. Untuk mendukung percepatan distribusi ke masyarakat, Bulog OKU menurunkan 10 unit truk angkutan beras ke berbagai desa. Dengan langkah tersebut, pihak Bulog bertarget agar seluruh penyaluran bantuan pangan untuk bulan Oktober 2024 dapat diselesaikan 100 persen pada pertengahan bulan ini. ANTARA