**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Pemerintah Kabupaten Bogor, yang terletak di Jawa Barat, melaksanakan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Nanggewer, Cibinong. Inisiatif ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi di daerah tersebut.
Dalam acara pembukaannya, Penjabat Bupati Bogor, Bachril Bakri, menegaskan pentingnya program ini. "Kami memastikan bahwa melalui GPM, harga yang ditawarkan lebih terjangkau. Hal ini bertujuan agar masyarakat dapat terlayani dan kebutuhan pokok mereka dapat terpenuhi. Setidaknya terdapat 20 jenis komoditas yang kami sediakan dalam program ini," jelasnya.
Berbagai komoditas yang ditawarkan GPM dengan harga di bawah pasaran mencakup beras medium sebanyak 2.300 kilogram, minyak goreng sebanyak 1.000 liter, gula pasir 740 kilogram, serta telur ayam ras mencapai 600 kilogram. Selain itu, juga tersedia daging sapi sebanyak 100 kilogram dan daging ayam dengan jumlah yang sama, yakni 100 kilogram. Untuk sayuran, terdapat bawang merah sebanyak 50 kilogram, bawang putih 50 kilogram, cabai merah keriting 30 kilogram, dan cabai rawit merah juga sebanyak 30 kilogram.
Bachril menjelaskan bahwa pengendalian inflasi merupakan kebijakan yang sangat penting dan menjadi program prioritas nasional. Hal ini dilakukan secara intensif mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo, seluruh kepala daerah di Indonesia diharuskan untuk memantau perkembangan harga komoditas pangan setiap minggunya didampingi oleh Kementerian Dalam Negeri secara virtual.
"Selain melaksanakan kegiatan GPM untuk masyarakat, hari ini kami juga memantau perkembangan harga komoditas pangan," tambahnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Bambam Seti Aji, menyampaikan bahwa acara GPM kali ini merupakan yang ke-37 dari target yang ditetapkan sebanyak 40 kali untuk sepanjang tahun 2024. Ia menambahkan bahwa komoditas kebutuhan pokok menjadi salah satu faktor penyumbang inflasi.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan subsidi sebesar Rp2.000 per kilogram guna mendukung distribusi bahan pangan. "Dengan subsidi ini, harga jual produk yang tersedia di GPM menjadi lebih murah dibandingkan dengan harga di pasar. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan agar masyarakat Kabupaten Bogor lebih mudah mendapatkan produk pangan yang murah dan berkualitas baik," ungkap Bambam.
ANTARA
Gerakan Pangan Murah Bogor, Strategi Kendalikan Inflasi daerah
Bagikan:

BOGOR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Alwi akan Evaluasi Performa Setelah Terhenti French Open
Ribuan Pesepak Bola Muda Perebutkan Piala Ketua DPD RI
Trae Young Targetkan Wizards Bersaing ke playoff NBA
Komentar (0)
Memuat komentar…







