**Borneonews - Jakarta**, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menggarisbawahi pentingnya penerapan pengarusutamaan gender serta inklusi sosial di dalam rangkaian pertemuan Empowerment of Women Working Group (EWWG) G20 yang saat ini berlangsung di Brasilia, Brasil.
Perwakilan dari kementerian tersebut, Rini Handayani yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kesetaraan Gender, menyatakan bahwa kontribusi Indonesia terkait isu-isu kesetaraan gender di forum G20 telah terlihat sejak Indonesia menjabat sebagai Presiden G20 pada tahun 2022. Pada saat itu, Indonesia berhasil mengangkat tiga prioritas utama, yaitu ekonomi perawatan, kewirausahaan bagi perempuan, dan masalah *digital gender gap*. Menariknya, isu mengenai ekonomi perawatan tetap menjadi fokus perhatian dalam diskusi G20 hingga pertemuan saat ini di bawah kepemimpinan Brasil.
Forum EWWG yang tengah berlangsung kini difokuskan pada isu kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, yang ditetapkan pada masa Presidensi Brasil. Dalam pertemuan hari pertama, seluruh delegasi berpartisipasi dalam merumuskan draf deklarasi yang akan digunakan sebagai panduan dalam program-program berikutnya.
Delegasi Indonesia sangat menekankan perlunya mencantumkan interseksionalitas dalam draf tersebut. Rini Handayani menjelaskan bahwa perempuan dan anak perempuan tidak dapat dipandang sebagai kelompok yang homogen. Oleh karena itu, diperlukan berbagai intervensi yang berbeda dalam kebijakan untuk mencapai pembangunan kesetaraan gender. Hal ini sejalan dengan kebijakan nasional Indonesia yang menekankan pada Pengarusutamaan Gender dan Inklusi Sosial (PUGIS) sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
Saat ini, pertemuan EWWG G20 masih membuka kesempatan bagi seluruh anggota delegasi untuk memberikan masukan dan usulan terkait draf deklarasi tingkat menteri. Adopsi dari draf tersebut dijadwalkan pada pertemuan final tingkat menteri yang akan berlangsung pada hari Jumat, tanggal 11 Oktober mendatang.
ANTARA
KemenPPPA Dorong Pengarusutamaan Gender di G20 Brasil
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







