**Borneonews - Vientiane, Laos**, Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, pada hari Rabu mengungkapkan apresiasi ASEAN kepada Presiden Indonesia Joko Widodo atas upayanya yang signifikan dalam meningkatkan relevansi blok regional selama sepuluh tahun masa jabatannya. Siphandone juga menyampaikan penghargaannya terhadap Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin, yang memimpin delegasi pada KTT ASEAN ke-44 dan ke-45 di Vientiane. Pada sesi pleno KTT ASEAN ke-44, Siphandone mengapresiasi keberhasilan Presiden Jokowi dalam memposisikan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan bagi kawasan. Keberhasilan ini bermula dari kepemimpinan Indonesia di ASEAN tahun lalu, yang mengusung tema "ASEAN Matters: Epicentrum of Growth." Dalam pidatonya, Siphandone mengajak semua pemimpin ASEAN yang hadir untuk memberikan tepuk tangan sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi Presiden Jokowi untuk kawasan Asia Tenggara. Di sisi lain, Wakil Presiden Amin menjelaskan bahwa Presiden Jokowi tidak dapat hadir dalam pertemuan tingkat tinggi ini karena sedang menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung menjelang akhir masa jabatan pada tanggal 20 Oktober. "Saya ingin menyampaikan salam dari Presiden Jokowi, yang tidak bisa bergabung dengan kita karena urusan resmi yang memerlukan perhatian sebelum masa kepresidenannya berakhir pada 20 Oktober," ujarnya. Amin menekankan bahwa KTT ini merupakan yang terakhir dihadiri oleh pemerintahan Jokowi, mengingat Indonesia akan segera beralih ke pemerintahan baru dalam waktu dekat. ANTARA