JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia berencana untuk membentuk sebuah organisasi khusus yang bertugas menerima dan mengelola masukan dari masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPR, Cucun Ahmad Syamsurijal. Organisasi baru ini akan memiliki wewenang untuk menampung semua masukan serta saran terkait kebijakan publik, di samping itu, juga akan mengelola aksi unjuk rasa yang terjadi di Komplek Parlemen. Cucun menegaskan, "Ketika para korban kejahatan tanah, perjudian daring, dan pinjaman online, serta mereka yang menghadapi ketidakadilan ingin menyampaikan keluhan mereka, mereka dapat menghubungi melalui organ baru ini." Selanjutnya, Cucun menjelaskan bahwa organisasi ini akan meneruskan masukan dan keluhan masyarakat kepada komisi-komisi yang relevan di dalam parlemen, sesuai dengan bidang tanggung jawab masing-masing. Komisi-komisi tersebut nantinya akan mengadakan pertemuan dengan kementerian dan lembaga pemerintah untuk membahas permasalahan yang ada serta mencari solusinya. "Wakil rakyat harus memfasilitasi pertemuan antara masyarakat dan sektor-sektor utama di Republik ini," tegasnya lebih lanjut. Cucun juga menambahkan bahwa pembentukan organ baru ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja DPR dalam menyerap masukan dari masyarakat melalui saluran yang sudah ada. Dengan adanya organisasi ini, diharapkan penanganan terhadap masukan publik menjadi lebih terorganisir dan efektif, serta informasi dapat disampaikan ke organ-organ parlemen yang sesuai. Masukan publik yang diterima oleh organisasi baru ini juga akan disalurkan kepada fraksi-fraksi partai di DPR, sehingga akan meningkatkan kesadaran anggota parlemen mengenai isu-isu yang diangkat oleh masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara DPR dan publik, menciptakan dialog yang lebih konstruktif terkait permasalahan yang dihadapi masyarakat luas. ANTARA