BORNEONEWS, Palangka Raya - Nama Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Sugianto Sabran ikut tercatut dalam laporan dugaan pelanggaran Pilkada 2024 ke Bawaslu Kalteng.
Merespon hal itu, Sugianto Sabran menegaskan dirinya tidak pernah melakukan pelanggaran seperti yang dituduhkan.
Ia mengatakan bahwa program-program yang dilakukan selama ini murni untuk menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai kepala daerah di Kalteng.
“Soal pelaksanaan pasar murah untuk penangan inflasi dan deflasi ini atas perintah pak Presiden. Tugas saya untuk melaksanakan itu," tuturnya.
Sugianto mengaku tidak nyaman karena adanya laporan tersebut. Ia merasa apa yang telah dilakukannya dan program-program yang berjalan selama ini sudah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
“Saya kurang nyaman ketika selalu dikaitkan. Untuk itu saya minta agar lebih selektif lagi soal laporan ini,” jelasnya.
Sugianto meminta para calon dan pendukungnya agar dapat berpikir positif. Program-program seperti pasar murah, pembangunan infrastruktur, serta kebijakan-kebijakan sosial untuk kepentingan masyarakat Kalteng. (HERMAWAN DP/H)









