KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas menggelar acara bertajuk Pertemuan Kesehatan Lansia pada Rabu, 9 Oktober 2024.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk lintas program dan lintas sektor, organisasi profesi, LSM, serta NGO yang berfokus pada peningkatan kualitas kesehatan lansia. 

Selain itu, turut hadir instansi kesehatan pemerintah dan swasta untuk merumuskan kebijakan yang bertujuan mewujudkan lansia sehat, mandiri, aktif, dan produktif di Kabupaten Kapuas.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Hikmayanti menekankan pentingnya kolaborasi antar instansi untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi lansia.

"Termasuk dengan Dinas Kesehatan serta fasilitas kesehatan tingkat pertama baik milik pemerintah maupun swasta," katanya.

Selanjutnya, Sekretaris Dinkes Kapuas, Jum'atil Fajar, dalam sambutannya menyampaikan optimisme terkait peningkatan pelayanan kesehatan lansia. 

Ia menegaskan bahwa kesehatan lansia perlu mendapat perhatian, tidak hanya dari aspek medis, tetapi juga sosial dan dukungan moral.

Dirinya uga memotivasi peserta untuk berkomitmen membangun sistem kesehatan ramah lansia, mengingat populasi lansia yang terus bertambah dan diperkirakan mencapai 25 persen dari total penduduk Indonesia pada tahun 2050.

"Salah satu fokus utama pertemuan ini adalah membangun kesepakatan lintas sektor untuk menciptakan pelayanan kesehatan lansia yang komprehensif," ujarnya.

Baik itu, dari Dinas Sosial, instansi kesehatan, dan lembaga-lembaga terkait diharapkan dapat berkolaborasi untuk memastikan lansia memperoleh akses pelayanan yang layak.

Pemanfaatan teknologi juga menjadi topik diskusi, termasuk penggunaan wearable devices yang memudahkan pemantauan kesehatan lansia dari jarak jauh dan memungkinkan konsultasi dengan dokter tanpa harus mengunjungi fasilitas kesehatan. (DODI/H)