JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta** Pemerintah Kota Jakarta Pusat tengah mempersiapkan berbagai aspek untuk menyukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden Republik Indonesia, yang dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu, 20 Oktober, bertempat di Gedung MPR RI di Senayan, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang. Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Chaidir, menjelaskan bahwa sejumlah langkah telah diambil, mulai dari memastikan kebersihan, keamanan, hingga ketertiban di area yang akan dilalui selama pelantikan. "Kami melakukan berbagai persiapan ini untuk memastikan acara ini berjalan dengan baik," imbuhnya. Pemerintah Kota Jakarta Pusat juga berkomitmen untuk berkoordinasi dengan pihak penyelenggara. Upaya tersebut mencakup antisipasi terhadap kemungkinan situasi yang tidak diinginkan, agar pelantikan dapat berlangsung aman dan teratur. Chaidir menegaskan pentingnya koordinasi ini demi kelancaran kegiatan. Dalam hal kebersihan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting, menyebutkan bahwa timnya telah melakukan pembersihan trotoar dan fasilitas umum, khususnya di Jalan Gatot Subroto, yang tepat berada di depan Gedung DPR/DPD/MPR. Kegiatan pembersihan ini akan dilanjutkan pada hari Jumat, dengan mencakup jalan-jalan vital seperti Jalan Sudirman-Thamrin dan Jalan Merdeka. "Sudah ada rencana strategis yang kami siapkan, melibatkan semua kecamatan di Jakarta Pusat, sebagaimana yang telah kami lakukan dalam kegiatan serupa sebelumnya," jelas Bakwan. Di sisi lain, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia telah menetapkan Prabowo dan Gibran sebagai pasangan calon terpilih untuk presiden dan wakil presiden dalam pemilu mendatang, berdasarkan Keputusan KPU Nomor 504 Tahun 2024. Prabowo-Gibran meraih total suara sebanyak 96.214.691, yang setara dengan 58,59 persen dari total suara sah nasional, serta berhasil memenuhi syarat minimal 20 persen suara di setiap provinsi dari 38 provinsi yang ada di Indonesia. ANTARA