**Borneonews - Jakarta**, Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, merasa sangat bangga dengan banyaknya mahasiswa yang berasal dari Papua yang menempuh pendidikan S1 dan S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN). Kebanggaan tersebut diungkapkan Hasto saat memberikan kuliah umum dengan judul *Wawasan Kebangsaan* di Aula Kampus STIPAN, yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta pada Selasa, 8 Oktober.
Dalam pernyataannya, ia mengungkapkan, "Saya sangat bangga melihat banyak mahasiswa dari Papua. Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk bisa berada di STIPAN, terutama karena kampus ini memiliki rekam jejak yang erat kaitannya dengan Ibu Megawati." Rasa hormat Hasto juga disertai dengan pengakuan bahwa STIPAN memiliki hubungan historis yang kuat dengan Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Hasto kemudian menjelaskan perjalanan hidup Megawati yang terpaksa menghentikan pendidikannya setelah peristiwa politik yang terjadi pada tahun 1965. Ia mencatat bahwa Megawati pernah menceritakan bagaimana saat Bung Karno, yang merupakan ayahnya, pada masa penjajahan Belanda, mendapatkan dukungan untuk menyelesaikan pendidikan dari para profesor yang ada pada waktu itu.
"Beliau adalah seorang pemimpin yang terhalang dalam pendidikan setelah peristiwa politik tahun 1965, yang juga membuat keluarga Bung Karno tak bisa melanjutkan pendidikan. Dalam refleksinya, Ibu Mega dikenal menyatakan, 'di zaman bapak saya, ketika diperintah oleh koloni Belanda, ada profesor yang berkata, kamu boleh menjadi inlander yang memicu revolusi kemerdekaan Indonesia, tapi harus selesai sekolah dulu'," lanjut Hasto.
Lebih jauh, Hasto juga mencurahkan perhatian pada kenyataan bahwa meskipun Bung Karno berhasil memerdekakan Indonesia, anak-anaknya dan putra-putrinya tidak bisa melanjutkan pendidikan mereka. Dikenal sebagai sosok yang berpengaruh, Hasto mencatat bahwa Megawati secara langsung mengungkapkan perasaannya kepada Bung Karno tentang ketidakmampuannya untuk melanjutkan pendidikan. Bung Karno, dalam tanggapannya, hanya memberikan dukungan moral dengan menepuk pundak Megawati dan menyatakan, "Kamu adalah anak Bung Karno."
Mengaitkan cerita Megawati yang inspiratif, Hasto teringat pada pernyataan Ibnu Kaldun mengenai pendidikan. "Ketika seseorang tidak mendapatkan pendidikan secara formal, maka alam yang akan mendidiknya," ungkapnya. Ia pun menggarisbawahi bahwa Megawati telah melalui proses dialektika kehidupan yang luar biasa, dan hingga kini telah meraih sekitar 13 gelar doktor dan sejumlah penghargaan sebagai profesor kehormatan.
ANTARA
Sekjen PDIP Bangga Mahasiswa Papua Kuliah di STIPAN
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Indonesia Lampaui Target Emas Asian Para Games 2026
Rian/Daniel ke Final Kudus Indonesia Masters Usai Menang Tiga Gim
Kemnaker Umumkan Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi Korban PHK
MILLS Luncurkan Koleksi Musim Panas 2027 Bertajuk Next Inheritance
Pangkoops: Dua Anggota KKB Tewas Saat Kontak Tembak di Nduga
Polisi Selidiki Pesawat Asian One Air Tergelincir di Intan Jaya
Komentar (0)
Memuat komentar…







