JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI) menekankan betapa krusialnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi olahraga bagi atlet disabilitas agar dapat bersaing di tingkat internasional. Dalam pandangan Wakil Sekretaris Jenderal NPCI, Rima Ferdianto, meskipun peran pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), dianggap sudah sangat baik, dukungan dari pemerintah daerah juga diperlukan untuk memaksimalkan potensi atlet-atlet di masing-masing daerah. Rima menjelaskan bahwa pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas di beberapa daerah masih kurang optimal. Hal ini terlihat jelas saat pelaksanaan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas), di mana terdapat ketidakmerataan yang signifikan. Beberapa daerah mengirimkan kontingen tanpa persiapan yang memadai, baik dalam hal pelatihan ataupun waktu yang terlalu singkat untuk berlatih. Dia menegaskan bahwa pemerintah provinsi sebaiknya meniru langkah Kemenpora yang memperlakukan olahraga disabilitas dengan cara yang setara dengan olahraga secara umum. NPCI berkomitmen untuk terus mempersiapkan atlet difabel agar mereka dapat meraih prestasi yang gemilang dalam berbagai ajang internasional. Upaya identifikasi talenta atlet difabel dilakukan melalui pengurus NPCI di tingkat daerah, yang kini telah tersebar di 35 provinsi. NPCI melakukan rekrutmen atlet dengan cara turun langsung ke masyarakat atau mengadakan kejuaraan, seperti pekan paralimpiade di tingkat kota atau kabupaten, yang kemudian berlanjut ke level provinsi dan nasional. Dalam proses ini, dukungan dari pemerintah daerah menjadi sangat penting untuk melahirkan atlet-atlet berprestasi di berbagai jenjang kejuaraan, sehingga mereka dapat dipanggil untuk mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas). Rima menambahkan bahwa dengan adanya pelatnas yang didukung oleh Kemenpora, para atlet akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk meraih poin ranking di kejuaraan dunia. Hal ini berpotensi meningkatkan jumlah atlet yang berhasil lolos untuk berlaga di *Paralimpiade*, memperkuat eksistensi Indonesia di pentas olahraga dunia. ANTARA