**Borneonews - Jayapura**, Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong, mengimbau agar peningkatan pelayanan dasar di setiap rumah sakit menjadi prioritas utama. Hal ini sangat penting mengingat dampaknya terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sebuah inspeksi mendadak yang dilakukan di salah satu rumah sakit di Jayapura pada Rabu lalu, Ramses menekankan bahwa ia masih menemukan banyak aspek pelayanan yang kurang optimal. "Penting bagi kami untuk meningkatkan pelayanan dasar ini," ujarnya.
Ramses menunjukkan perhatian khusus terhadap pelayanan di rumah sakit jiwa, di mana ia mencatat bahwa kondisi pelayanan di sana masih jauh dari standar manusiawi. Beberapa masalah yang muncul di antaranya terkait dengan kualitas makanan dan status honorer yang belum terakomodasi dengan baik. "Kami akan memeriksa dan menyelesaikan semua permasalahan ini," tegasnya.
Tidak hanya rumah sakit, Ramses juga menyoroti pentingnya kunjungan ke berbagai kantor pemerintahan. Ia mencatat bahwa pelayanan di instansi tersebut juga belum sepenuhnya berjalan dengan baik. "Kekurangan-kekurangan ini akan saya jadikan perhatian serius dan mencari solusi atas berbagai kendala yang ada, khususnya dalam pelayanan dasar," tuturnya.
Dia menekankan kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan fokus mereka terhadap pelayanan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan dapat membawa perbaikan yang signifikan demi tercapainya kualitas pelayanan yang lebih baik bagi warga Papua.
ANTARA
Peningkatan Pelayanan Dasar Rumah Sakit Jadi Prioritas Gubernur Papua
Bagikan:

JAYAPURA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran di Sungai Andai Banjarmasin, Dua Rumah Terdampak
BPBD Kapuas Sampaikan Duka atas Meninggalnya Warga yang Kerap Bantu Padamkan Karhutla
Seorang Pria Meninggal Dunia Saat Salat Jum'at di Masjid Al Hidayah Banjarmasin
Bayi Laki-Laki Ditemukan di Pelataran Musala di Kotabaru
Warga Kasongan Dihebohkan Penemuan Mayat Membusuk di Parit Jalan DI Panjaitan
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Komentar (0)
Memuat komentar…







