BANJARMASIN –
**Borneonews - Banjarmasin**, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Selatan sedang melaksanakan kegiatan monitoring terkait produksi pengadaan surat suara dalam rangka pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang dijadwalkan pada tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di perusahaan yang telah ditetapkan sebagai penyedia pengadaan logistik pemilihan, yaitu PT Macanan Jaya Cemerlang yang berlokasi di Klaten, Jawa Tengah. Ketua KPU Kalsel, Andi Tenri Sompa, menyampaikan bahwa tujuan dari monitoring ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh proses berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan surat suara tersebut. Selama kegiatan monitoring, KPU Kalsel tidak bekerja sendiri. Tim Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalsel turut serta dalam pengawasan, sementara pihak Kepolisian Daerah Kalsel dibawa untuk menjaga keamanan selama proses berlangsung. Tenri juga mengungkapkan bahwa jumlah surat suara yang direncanakan akan dicetak adalah sebanyak 3.041.499 lembar, sesuai dengan daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan. Selain itu, untuk setiap tempat pemungutan suara (TPS), akan disediakan tambahan cadangan sebesar 2,5 persen dari total DPT. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa desain dari surat suara ini telah mendapatkan persetujuan dari masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan bertarung dalam Pilkada Kalsel 2024. Dalam pemilihan ini, terdapat dua pasangan calon yang telah ditetapkan, yaitu pasangan nomor urut satu (1) yang terdiri dari Muhidin dan Hasnuryadi, serta pasangan nomor urut dua (2) yang diwakili oleh Raudhatul Jannah dan Akhmad Rozanie. ANTARA