JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta Utara**, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara melaksanakan program edukasi untuk para wali murid mengenai pentingnya makanan bergizi bagi anak-anak. Kegiatan ini ditujukan agar baik para orang tua maupun guru memperoleh pengetahuan yang memadai tentang asupan gizi yang diperlukan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak hingga mereka dewasa kelak. Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Lysbeth Regina Pandjaitan, menjelaskan bahwa kegiatan edukasi ini merupakan kelanjutan dari program uji coba *Makan Bergizi Gratis* (MBG) yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sekolah-sekolah. Melalui aktivitas ini, diharapkan para peserta dapat belajar mengenai bahan makanan bergizi dan metode pengolahan yang sehat. Harapannya, mereka bisa menerapkan pengetahuan tersebut di rumah masing-masing. Sebanyak 50 wali murid dan guru dari SDN Rorotan 03 di Cilincing turut berpartisipasi dalam sosialisasi dan edukasi tentang gizi yang diselenggarakan oleh Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara. Program uji coba MBG di sekolah ini merupakan hasil kerjasama sinergis dengan PT Jakarta Propertindo (Jakpro), sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik DKI Jakarta. Lysbeth memastikan bahwa semua proses pengolahan makanan yang akan disajikan kepada siswa di SDN Rorotan 03 telah memenuhi standar kesehatan yang berlaku. Selain itu, pihaknya juga akan memantau dampak dari program MBG dengan melakukan pengukuran tinggi dan berat badan secara berkala kepada para pelajar. Program ini merupakan tahap percobaan dan pilot yang penting sebelum menerapkan program MBG secara lebih luas. Uji coba ini dilaksanakan di beberapa sekolah, termasuk SDN Rorotan 03, SDN Rawa Badak Selatan 11, dan MI Nur At-Taqwa Pegangsaan Dua. Dalam rangka melakukan edukasi, kegiatan ini tidak hanya fokus pada distribusi makanan tetapi juga memberi informasi kepada wali murid dan guru mengenai makanan sehat dan bergizi, demi memastikan anak-anak dapat tumbuh dengan optimal. ANTARA