**Borneonews - Surabaya**, Pemerintah Kota Surabaya berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia meresmikan penggunaan pompa irigasi sebagai dukungan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Pusat Standarisasi Instrumen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agus Susanto.
Acara peresmian dilaksanakan di Kecamatan Pakal, di mana Penjabat Sementara Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, mengungkapkan harapannya agar penggunaan pompa irigasi ini dapat meningkatkan produktivitas para petani. Sebelumnya, petani di wilayah tersebut hanya mampu melakukan dua kali tanam dalam setahun. Dengan adanya bantuan irigasi perpompaan ini, diharapkan frekuensi tanam dapat meningkat menjadi tiga kali dalam setahun.
Menurut Restu Novi, upaya ini merupakan bagian dari peningkatan infrastruktur irigasi yang ditujukan untuk memberi manfaat yang signifikan bagi masyarakat Surabaya, khususnya dalam aspek ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas kemitraan dan kerja sama yang telah terjalin dalam program irigasi perpompaan. Program ini dianggap sangat penting, terutama bagi daerah yang kerap mengalami kesulitan air, yaitu wilayah tadah hujan.
Lebih lanjut, Restu Novi menjelaskan bahwa tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan ketersediaan air irigasi, mempercepat proses pengolahan tanah, dan menyelamatkan tanaman yang terancam kekeringan. Ia menekankan bahwa Kecamatan Pakal adalah salah satu daerah yang akan mendapatkan manfaat dari inisiatif ini.
Pada kesempatan yang sama, Restu Novi bersama Agus Susanto dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, ikut serta dalam aktivitas tanam padi bersama Kelompok Tani Sejahtera. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap perluasan lahan tanam di Kecamatan Pakal.
Ia menegaskan bahwa langkah ini bagian dari komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan di Surabaya. Dengan memanfaatkan lahan-lahan berpotensi yang masih ada, diharapkan hasil panen tidak hanya meningkat, tetapi juga memberikan peluang bagi petani untuk mencapai kesejahteraan yang lebih baik.
Agus Susanto, yang juga menjabat sebagai Penjabat Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Jawa Timur, memberikan apresiasi kepada Pemkot Surabaya atas pemanfaatan lahan yang ada. Ia mencatat bahwa meskipun Surabaya adalah kota besar, masih terdapat area persawahan yang potensial.
Ia menambahkan bahwa meskipun memelihara ketahanan pangan di kota besar bukanlah perkara mudah, kerja sama semua pihak sangatlah diperlukan. Agus menyatakan kekagumannya atas posisi lahan yang strategis, yang sangat dekat dengan konsumen.
Ia juga menjelaskan bahwa program pengadaan pompa irigasi ini tidak hanya merupakan inisiatif dari Kementerian Pertanian, melainkan juga merupakan instruksi langsung dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, untuk memastikan stabilitas ketahanan pangan nasional.
Dengan adanya dukungan dan penyaluran pompa ini, diharapkan para petani dapat lebih produktif dengan mampu menanam padi hingga tiga kali dalam setahun.
ANTARA
Pemkot Surabaya Luncurkan Pompa Irigasi untuk Tingkatkan Ketahanan Pangan
Bagikan:

SURABAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Hebat Hanguskan 4 Rumah dan 1 Masjid di Kotim
Saingi China, Pabrik Mobil Jepang Pangkas Masa Pengembangan Model Baru
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Komentar (0)
Memuat komentar…







