SURABAYA –
**Borneonews - Surabaya**, Rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya yang berlangsung pada hari Rabu secara resmi mengukuhkan pimpinan definitif untuk periode 2024–2029. Penetapan ini merupakan langkah awal dalam proses pembentukan alat kelengkapan dewan. Komposisi pimpinan DPRD Kota Surabaya untuk periode mendatang terdiri dari Adi Sutarwijono dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang menjabat sebagai ketua. Sementara itu, posisi wakil ketua diisi oleh Bachtiyar Rifai dari Partai Gerindra, Laila Mufidah dari Partai Kebangkitan Bangsa, dan Arif Fathoni dari Partai Golkar. Dalam pernyataannya, Adi Sutarwijono menjelaskan bahwa agenda rapat paripurna hari ini terfokus pada pengusulan dan penetapan pimpinan definitif DPRD untuk periode yang akan datang. Ia menekankan bahwa rapat tersebut memiliki satu fokus utama. "Hari ini, rapat paripurna hanya memiliki satu agenda, yaitu pengusulan penetapan pimpinan definitif DPRD Surabaya," ujar Sutarwijono, yang akrab disapa Awi, saat berada di Gedung DPRD Kota Surabaya. Selanjutnya, Awi menyampaikan bahwa hasil dari rapat paripurna ini akan segera disampaikan kepada Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melalui Penjabat Sementara Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani. "Kami sudah berkoordinasi dengan Ibu Novi, Penjabat Sementara Wali Kota, untuk mengupayakan agar surat pengesahan dari Penjabat Gubernur Jawa Timur bisa segera diterima. Setelah itu, kami dapat segera membentuk alat kelengkapan dewan (AKD)," tambahnya. Mengenai target pembentukan AKD, Awi memastikan bahwa lembaganya akan berusaha untuk menyelesaikan proses tersebut secepat mungkin. "Kami berupaya agar bisa segera menyelesaikan AKD," jelasnya, menekankan kembali komitmennya. Namun, Awi juga menekankan bahwa mereka masih harus menunggu surat pengesahan dari Penjabat Gubernur sebelum melaksanakan rapat paripurna berikutnya untuk pengucapan sumpah dan janji pimpinan definitif DPRD Surabaya. "Jadi, tahap selanjutnya setelah adanya penetapan dari gubernur, kami akan melaksanakan rapat paripurna untuk pengucapan sumpah dan janji," ujarnya. Awi tidak lupa menyatakan rasa terima kasih kepada Penjabat Sementara Wali Kota Surabaya yang telah memberikan dukungan terhadap kelancaran proses penetapan pimpinan DPRD. "Kami sangat menghargai dukungan dan apresiasi yang diberikan oleh penjabat sementara wali kota Surabaya," katanya. Pada kesempatan yang sama, Restu Novi Widiani selaku Penjabat Sementara Wali Kota Surabaya, mengafirmasi penetapan pimpinan definitif DPRD tersebut. Ia menekankan pentingnya keberadaan pimpinan yang berkualitas dan mumpuni. "Pemkot Surabaya merasa bersyukur karena hari ini telah ditetapkan calon yang saya anggap sebagai orang-orang pilihan, yang terpilih menjadi ketua dan wakil ketua," kata Restu. Dia juga berkomitmen untuk mengawal proses ini agar pengesahan dari Penjabat Gubernur Jawa Timur dilakukan secepatnya. "Semakin cepat, semakin baik. Setelah pengesahan, para pimpinan DPRD bisa segera mulai bekerja untuk masyarakat Surabaya," ungkapnya. Rapat paripurna untuk pengusulan dan penetapan pimpinan definitif DPRD periode 2024–2029 ini dihadiri oleh 37 anggota dari total 50 anggota DPRD Surabaya. ANTARA