**Borneonews - Demak** Pemerintah Kabupaten Demak, yang terletak di Jawa Tengah, telah melaksanakan program pelatihan bagi para kader Posyandu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam rangka mendukung integrasi layanan kesehatan primer di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas Bupati Demak, Ali Makhsun, mengungkapkan bahwa para kader Posyandu memainkan peran yang sangat penting sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Posyandu sendiri merupakan salah satu pilar utama dalam sistem kesehatan masyarakat, memegang peranan kunci dalam pencapaian keberhasilan layanan kesehatan di tingkat dasar.
Dalam sambutannya saat membuka pelatihan memperkuat kompetensi kader Posyandu, Makhsun menjelaskan bahwa kader tersebut bertanggung jawab untuk memonitor tumbuh kembang anak, memberikan imunisasi, serta memberikan edukasi kepada ibu hamil. Keberadaan para kader ini merupakan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Strategi untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dianggap sangat penting. Hal ini akan memastikan bahwa mereka terus berkembang, baik dari segi pengetahuan maupun keterampilan, dan pada akhirnya dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat. Makhsun berharap melalui pelatihan ini, para kader dapat mendalami pola pelayanan kesehatan yang lebih tepat, serta mengelola Posyandu dengan cara yang lebih profesional dan bermanfaat untuk mendukung integrasi layanan primer.
Di tengah tantangan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks, seperti stunting, penyakit tidak menular, dan masalah gizi, Makhsun mendorong para kader untuk tetap semangat dalam mengabdi dan meningkatkan kompetensi mereka. Dia juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pola asuh anak dan remaja, gizi yang seimbang, serta sanitasi yang bersih. Salah satu perhatian khusus adalah pentingnya fase 1.000 hari pertama kehidupan, yang merupakan periode krusial dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia.
Dengan menjalin kerja sama yang baik, para kader diharapkan dapat berkoordinasi dan saling mendukung, sehingga layanan kesehatan di Kabupaten Demak dapat terus meningkat kwalitasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Demak, Taufiq Rifai, juga menegaskan bahwa peran kader Posyandu sangat vital. Kader ini berfungsi sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program kesehatan. Menurutnya, keberhasilan penanganan kasus stunting di Kabupaten Demak tidak terlepas dari peran aktif para kader, yang berkontribusi pada penurunan angka stunting yang saat ini mencapai 9,5 persen.
Sebagai bagian dari upaya menuju integrasi layanan primer, semua kader Posyandu di Kabupaten Demak diberikan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam bidang pelayanan kesehatan. Hal ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan warga Demak semakin sehat. Kader Posyandu diharapkan dapat terus memantau kondisi kesehatan masyarakat di tingkat desa demi pencapaian kesehatan masyarakat yang lebih baik.
ANTARA
Pelatihan Kader Posyandu Demak Tingkatkan Layanan Kesehatan Primer
Bagikan:

SEMARANG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Ubed ke Final French Open setelah Tundukkan Lanier
Rachel/Febi Gagal ke Final French Open
Lewis Hamilton Tercepat dalam Sesi Latihan Bebas GP Amerika Serikat
Timnas Indonesia U15 Menang Telak atas Fiji, Hariri dan Dicky Dua Gol
Leo/Daniel Kandas di Semifinal French Open
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Komentar (0)
Memuat komentar…







