**Borneonews - Jakarta**, Belasan pelajar dari SMKN 56 Jakarta menjalani pemeriksaan *visum* untuk mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang guru berinisial H (40). Proses ini dilakukan oleh pihak Polres Metro Jakarta Utara setelah laporan resmi diajukan oleh para siswa.
Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (Kanit PPA) Polres Metro Jakarta Utara, AKP Girhat Sijabat, menjelaskan bahwa sebanyak 15 hingga 18 pelajar telah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). "Visum dilaksanakan hingga larut malam mengingat jumlah korban yang cukup banyak, ujarnya.
Hasil dari pemeriksaan *visum* ini akan berfungsi sebagai bukti dan dasar bagi kepolisian dalam menyelidiki lebih lanjut dugaan pelecehan yang terjadi. "Kami sedang fokus untuk mengumpulkan semua bukti yang relevan agar kasus ini bisa terungkap jelas," tambah Girhat.
Sebelumnya, sejumlah 11 siswi mengadukan bahwa mereka adalah korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh guru seni budaya di sekolah tersebut. Kepala Sekolah SMKN 56, Ngadina, menyatakan bahwa pelaporan tersebut dibuat oleh siswa yang menjadi korban.
"Kami memiliki 11 pelapor yang mengaku mengalami pelecehan dari guru berinisial H. Pelaku merupakan tenaga pengajar berstatus P3K dan telah mengajar di sekolah ini selama lima tahun," jelas Ngadina pada hari Selasa.
Kejadian ini terungkap setelah salah satu guru melaporkan kepada pihak sekolah mengenai dugaan pelecehan yang dilakukan oleh H pada tanggal 3 Oktober. Menurut penjelasan Ngadina, berbagai tindakan pelecehan yang diakuinya meliputi memegang tangan, bahu, hingga paha siswi.
"Pelaku juga diketahui mengusap kepala salah satu siswi, dan semua kejadian dilaporkan berlangsung di lantai dua dalam ruang kelas seni budaya," kata Ngadina. Ia menambahkan bahwa masalah ini telah disampaikan ke Dinas Pendidikan DKI Jakarta melalui Suku Dinas Pendidikan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Dalam perkembangan terakhir, ujar Ngadina, guru tersebut hanya mengakui telah memegang tangan siswi dan membantah beberapa tuduhan lainnya. Kejadian ini menyoroti pentingnya perlindungan terhadap siswa dari tindakan tidak pantas yang dapat mengganggu proses belajar mereka.
ANTARA
Dugaan Pelecehan Seksual di SMKN 56 Jakarta, Belasan Siswa Jadi Korban
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
PDIP Dukung Revisi UU Peradilan Militer Pascaputusan MK
Pemerintah Luncurkan Program Pengawal Energi untuk 3.679 SPBU
BI Kalteng Ingatkan Bahaya Jual Beli Rekening dan QRIS
Kebobolan pada Menit Akhir, Persela Ditahan Imbang De Red FC 2-2
Erick Thohir Berikan Surat Dukungan kepada Presiden FIFA
Gol Pablo Comitre Gagalkan Kemenangan Bali United di Markas Persita
Komentar (0)
Memuat komentar…







