BANDA ACEH –
**Borneonews - Banda Aceh**, Pj Bupati Kabupaten Aceh Tengah, Subhandhy AP, memberikan peringatan kepada masyarakat agar tetap waspada menghadapi bencana yang mungkin terjadi selama musim penghujan. Peringatan ini terutama berkaitan dengan ancaman banjir dan tanah longsor yang bisa muncul kapan saja. Dalam kunjungannya ke lokasi bencana tanah longsor di Kampung Ramung Ara, Kecamatan Celala, pada hari Rabu, Subhandhy mengungkapkan dukacita atas kejadian yang menimpa warga. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah, saya ingin menyampaikan rasa duka cita dan keprihatinan mendalam kepada warga yang terkena dampak di Kampung Ramung Ara," ujarnya. Bencana yang terjadi di daerah dataran tinggi Gayo ini sangat tragis, di mana telah mengakibatkan hilangnya nyawa empat orang yang berasal dari satu keluarga akibat tertimbun tanah longsor. Seluruh korban, yang terdiri dari pasangan suami istri beserta dua anak mereka, ditemukan pada pagi hari Rabu setelah kejadian tersebut terjadi pada malam hari Selasa sekitar pukul 22.20 WIB. Subhandhy menambahkan, "Sebelumnya, saya langsung berkoordinasi dengan camat dan BPBD untuk memberikan laporan terkini mengenai situasi di lapangan. Fokus utama kami adalah menangani korban jiwa secepat mungkin." Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah, Andalika, mengonfirmasi identitas keempat korban yang meninggal dunia, yaitu Caisar Sofian (29), Putri Amanda (27), Sofia Putri (10), dan Ghibran Naufal (6). Menurut data yang diperoleh dari BPBD Aceh Tengah, bencana tanah longsor terjadi di beberapa lokasi dan dipicu oleh hujan deras yang melanda daerah tersebut pada malam hari. "Banjir bandang pertama kali terjadi di Kampung Arul Gading, Kecamatan Celala, yang menyebabkan material tanah dan lumpur mengalir ke rumah-rumah warga, memaksa beberapa keluarga untuk mengungsi. Selain itu, tanah longsor di Kampung Ramung Ara juga menutup akses jalan di beberapa titik," jelas Andalika. Pemerintah setempat terus berupaya untuk memastikan keselamatan dan penanganan yang tepat bagi masyarakat yang terdampak bencana ini. ANTARA