JAKARTA –
**Borneonews - Jakarta**, PT Pertamina (Persero) berhasil meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Enlit Asia 2024 dengan kategori *ASEAN Electrification Project Of The Year*. Pengakuan ini diberikan berkat program Desa Energi Berdikari (DEB) yang diluncurkan oleh Pertamina, seiring dengan upaya mendukung pencapaian target Net Zero Emission pada tahun 2060. Penghargaan yang diraih oleh Pertamina ini mencerminkan komitmen yang kuat perusahaan dalam mendorong transisi energi dan pengembangan energi terbarukan di kawasan ASEAN. Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Direktur Proyek dan Operasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) Norman Ginting mengatakan, "Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini. Pertamina akan terus mendukung upaya elektrifikasi dan transisi energi yang lebih bersih serta ramah lingkungan." Proyek elektrifikasi yang menjadi sorotan dan membawa Pertamina pada penghargaan ini diakui memiliki dampak yang signifikan dalam meningkatkan akses terhadap energi yang berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah pedesaan. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, juga menambahkan bahwa Desa Energi Berdikari merupakan salah satu program yang dilakukan oleh Pertamina sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program ini bertujuan untuk mendukung ketahanan energi berbasis energi baru terbarukan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan. Fadjar menjelaskan lebih lanjut, "Hingga saat ini, Pertamina telah mengembangkan Desa Energi Berdikari di 85 titik di seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan dengan mengoptimalkan pemanfaatan sumber energi baru terbarukan seperti tenaga surya, gas metana, biogas, mikro hidro, biodiesel, serta energi hybrid yang berasal dari kombinasi energi surya dan angin. Melalui pemanfaatan energi bersih ini, diharapkan perkembangan perekonomian daerah dan pengurangan emisi dapat tercapai." Enlit Asia sendiri merupakan salah satu forum energi terkemuka di Asia yang mengumpulkan berbagai pemangku kepentingan dari industri energi, inovator, dan pengambil kebijakan. Forum ini berfungsi untuk membahas isu-isu terkini yang berkaitan dengan transisi energi dan keberlanjutan di wilayah ASEAN. Sebagai perusahaan yang menduduki posisi strategis dalam transisi energi, Pertamina berkomitmen untuk mendukung target Net Zero Emission 2060. Perusahaan ini terus mendorong berbagai program yang memberikan kontribusi langsung terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh inisiatif yang dilakukan sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di setiap lini bisnis dan operasional Pertamina. ANTARA