**Borneonews - Majalengka**, Pemerintah Kabupaten Majalengka, yang terletak di Jawa Barat, telah mengalokasikan dana sebesar Rp4,2 miliar untuk pembangunan gedung baru bagi Palang Merah Indonesia (PMI). Langkah ini diambil dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan PMI di daerah setempat.
Penjabat Bupati Majalengka, Dedi Supandi, menyatakan bahwa keputusan ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya ke kantor PMI sebelumnya. Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan berbagai permasalahan terkait fasilitas yang ada, yang dianggap tidak memadai untuk mendukung operational PMI dengan optimal.
Dedi menjelaskan bahwa kondisi ruang penyimpanan obat dan darah saat ini masih digabung dengan gudang lainnya. Menurutnya, situasi tersebut tidak ideal dalam konteks pelayanan kesehatan yang seharusnya terpisah dan teratur.
Dia menegaskan bahwa keberadaan fasilitas yang memadai sangat penting untuk mendukung fungsi PMI dalam menangani isu-isu kemanusiaan, terutama di wilayah Majalengka yang memiliki berbagai tantangan kesehatan. PMI memainkan peran yang sangat vital dalam mengumpulkan darah dari para donor yang sehat, terutama di saat kebutuhan layanan rumah sakit terus meningkat. Oleh karena itu, dukungan pemerintah sangatlah diperlukan untuk PMI agar mampu menjawab berbagai tantangan yang ada.
"Keberadaan fasilitas baru ini akan meningkatkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi kemungkinan terjadinya situasi darurat atau bencana di wilayah ini," ucapnya.
Dedi juga menyampaikan bahwa luas kantor PMI saat ini hanya mencapai sekitar 600 meter persegi, sedangkan gedung baru yang sedang dalam tahap pembangunan direncanakan memiliki luas total 2.021 meter persegi.
Dengan adanya gedung baru ini, ruang yang tersedia akan jauh lebih memadai. Meskipun kami mungkin tidak dapat menyelesaikannya dalam tahun ini, kami sudah memulai proses dengan meletakkan pondasi, jelasnya.
Lebih jauh, Dedi menambahkan bahwa pihaknya juga berencana memberikan bantuan berupa mobil ambulans melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Mobil ini diharapkan akan sangat berguna bagi PMI dalam penanganan bencana serta pelayanan kesehatan darurat.
Fasilitas baru di gedung PMI juga diharapkan mencakup ruang rapat, aula, dan laboratorium. Semua ini dirancang untuk mendukung kegiatan PMI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya donor darah serta layanan kesehatan lainnya.
Dedi menegaskan bahwa peran PMI di Majalengka sangat signifikan. Selain menyediakan stok darah, PMI juga aktif dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan mendidik masyarakat mengenai pentingnya kesehatan. Mereka juga terlibat secara aktif dalam penanganan bencana.
"Diharapkan dengan adanya gedung baru ini, PMI dapat semakin memperkuat posisinya sebagai garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan di daerah ini," tutupnya.
ANTARA
Pemkab Majalengka Alokasikan Rp4,2 Miliar untuk Gedung Baru PMI
Bagikan:

BANDUNG –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Ganda Campuran China Li/Huang Juarai Indonesia Masters 2026
BPN Berkontribusi Tingkatkan Nilai Ekonomi hingga Rp1.834 Triliun
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Komentar (0)
Memuat komentar…







