**Borneonews - Klungkung, Bali**, Pemerintah Kabupaten Klungkung, Bali, aktif melaksanakan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan, atau yang lebih dikenal dengan sebutan *Gemarikan*. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan gizi anak dan mencegah terjadinya stunting di wilayah tersebut.
Penjabat Bupati Klungkung, I Nyoman Jendrika, mengungkapkan bahwa melalui program Gemarikan, pemerintah setempat berharap dapat menekan angka kejadian stunting di daerahnya. "Dengan *Gemarikan*, kita dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi ikan yang kaya akan nutrisi, sehingga mampu menciptakan generasi yang lebih sehat dan cerdas di masa depan," jelasnya saat menghadiri acara *Gemarikan* di Balai Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, pada hari Rabu.
Bupati Jendrika juga mengajak semua pihak, baik dari pemerintah, sektor swasta, hingga masyarakat umum, untuk turut mendukung program Gemarikan. "Mari kita bahu-membahu demi masa depan anak-anak kita dan Kabupaten Klungkung yang lebih baik," tambahnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Putu Sumardiana, menjelaskan bahwa kegiatan Gemarikan ini bertujuan untuk mengajak semua lapisan masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa, untuk mulai gemar mengonsumsi ikan. Ia menekankan bahwa ikan memiliki komposisi gizi yang sangat baik untuk kesehatan, kecerdasan, dan pertumbuhan anak.
Putu Sumardiana mencatat bahwa acara *Gemarikan* yang diadakan di Balai Desa Nyalian dihadiri oleh 158 peserta, termasuk 11 ibu hamil, 6 ibu menyusui, 91 anak usia 0 hingga 59 bulan, dan 50 anak-anak dari PAUD dan TK.
Dalam kesempatan yang sama, Pj. Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Provinsi Bali, drg. Ida Mahendra Jaya, menyatakan bahwa kegiatan ini mencakup pemberian paket ikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak usia 0 hingga 59 bulan. Dia menjelaskan bahwa Gemarikan merupakan program pemerintah yang sangat penting dan strategis dalam meningkatkan konsumsi ikan, sekaligus berperan dalam pencegahan stunting dan gizi buruk.
Semoga melalui inisiatif ini, tingkat konsumsi ikan di Desa Nyalian dan di seluruh desa di Kabupaten Klungkung dapat meningkat, ungkapnya. Ida Mahendra Jaya juga memberikan imbauan kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak-anak untuk lebih banyak mengonsumsi ikan demi memenuhi kebutuhan gizi sehingga stunting dan gizi buruk dapat dihindari.
Kegiatan Gemarikan yang diselenggarakan di Kabupaten Klungkung ini mengambil lokasi di Desa Nyalian, Kecamatan Banjarangkan, dengan tema Ayo Makan Ikan Cegah Stunting. Kegiatan tersebut diisi dengan berbagai aktivitas menarik, seperti penyuluhan kesehatan mengenai pencegahan stunting melalui konsumsi ikan, lomba memasukkan belut ke dalam botol, lomba memisahkan jenis ikan, dan berbagai kegiatan lainnya.
ANTARA
Gerakan Makan Ikan di Klungkung Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi
Bagikan:

DENPASAR –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Sembunyikan Sabu Seberat 306,7 Gram di Bawah Kasur, Bandar Narkoba di Sampit Dibekuk Polisi
Generasi Tua Dayak Tola' Keluhkan Bahasa Daerah yang Kian Menghilang
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Bobon Santoso Sajikan 3.000 Porsi Makanan untuk Petugas dan Warga Terdampak Karhutla di Tumbang Nusa
Komentar (0)
Memuat komentar…







