**Borneonews - Batam**, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengambil langkah strategis dengan memberikan pelatihan keterampilan menembak kepada awak kapal pengawas (AKP) menggunakan senapan mesin. Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan mereka dalam melindungi dan menjaga sumber daya kelautan serta perikanan yang ada.
Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Pung Nugroho Saksono, mengungkapkan bahwa program pelatihan ini merupakan bagian dari upaya KKP untuk mengoptimalkan kemampuan awak kapal pengawas. Dalam keterangannya, ia menjelaskan bahwa pada tahun lalu, pihaknya telah menyelenggarakan pelatihan menembak menggunakan senjata berkaliber 12,7 mm. Hal ini dilakukan untuk memperkuat keahlian dan keterampilan persenjataan bagi awak kapal pengawas.
Tahun ini, penekanan dalam pelatihan adalah membekali awak kapal pengawas untuk mampu menggunakan, mengoperasikan, dan menguasai senjata di atas kapal langsung di laut, tambah Pung. Melalui pelatihan ini, diharapkan kemampuan menembak para AKP akan meningkat, terutama dalam hal akurasi dan konsistensi ketika menembak sasaran di laut.
Pung menekankan bahwa senjata berkaliber 12,7 mm bukanlah peralatan yang mudah untuk dikuasai. Oleh karena itu, awak kapal pengawas perlu memiliki kemampuan, keahlian, dan intuisi yang tepat untuk mengoperasikannya. Ia berharap peserta pelatihan dapat menyerap dan menerapkan ilmu yang didapat dengan baik, serta mempraktikkan penggunaan senjata secara efektif.
Menyikapi pelatihan ini, Pung meminta seluruh peserta untuk mengikuti sesi dengan serius, memperhatikan faktor keamanan, dan mematuhi prosedur, terutama saat melakukan latihan menembak di laut. Saya mengharapkan para instruktur dapat memberikan pelatihan yang mendalam sehingga setelah pelatihan, peserta menjadi individu yang terampil, mahir, dan sigap dalam menjalankan tugas di atas kapal pengawas, jelasnya.
Saiful Umam, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pemantauan Operasi Armada (POA) Ditjen PSDKP, menambahkan bahwa selain pelatihan menembak, juga dilakukan penyegaran peran-peran yang ada di atas kapal bagi pengawas Ditjen PSDKP untuk tahun 2024. Hal ini bertujuan agar setiap awak kapal memiliki keterampilan spesifik yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas operasional kapal secara efektif.
Saiful juga menegaskan bahwa peningkatan keterampilan awak kapal pengawas menjadi kunci untuk memastikan efektivitas dan keselamatan operasi pengawasan. Dengan keterampilan yang lebih baik, mereka diharapkan dapat menangani situasi darurat dengan lebih efektif, serta mengurangi risiko kecelakaan dalam menjalankan tugasnya.
Dalam konteks tersebut, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menyatakan bahwa pelatihan keterampilan menembak ini akan memberikan rasa percaya diri lebih bagi awak kapal pengawas dalam menjalankan tugas mereka, terutama dalam melakukan pengawasan terhadap sumber daya kelautan dan perikanan di seluruh tanah air.
ANTARA
KKP Latih Awak Kapal Pengawas dengan Kemampuan Menembak Senapan Mesin
Bagikan:

JAKARTA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
ISPU Kapuas Melonjak dari 1.657 ke 2.406 dalam Sejam, Udara Berstatus Berbahaya
Imam/Fairuz Tempati Peringkat Keempat AVC Suma Open 2026
Kemenperin Bidik Industri Animasi Perluas Penyerapan Tenaga Kerja
Wamenekraf Ajak Pelaku Ekraf Daerah Bidik Pasar Lebih Luas
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Ogasawara Jepang
MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Menyusul Moto2 dan Moto3
Komentar (0)
Memuat komentar…







