BOGOR –
**Borneonews - Kabupaten Bogor**, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor mencatat kejadian kecelakaan lalu lintas yang cukup memprihatinkan di wilayah mereka. Sepanjang tahun 2024, sebanyak 144 orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut. Kepala Unit Penegakan Hukum (Kanit Gakkum) Satlantas Polres Bogor, Ipda Ferdhyan Mulya, dalam penjelasannya di Cibinong, Rabu, menjabarkan bahwa angka fatalities ini berasal dari total 449 insiden kecelakaan yang tercatat sepanjang tahun ini. Dari 449 kejadian tersebut, 384 merupakan kasus kecelakaan lalu lintas, sementara 65 lainnya merupakan kecelakaan tunggal. Sepanjang periode Januari hingga September, data menunjukkan terdapat 384 kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah itu, korban tewas mencapai 144 orang, disertai pula dengan 181 individu mengalami luka berat, sedangkan 380 orang lainnya mengalami luka ringan. Menurut Ferdhyan, ketidakdisiplinan pengendara menjadi faktor utama yang menyebabkan terjadinya kecelakaan. "Faktor paling dominan dari kecelakaan lalu lintas adalah ketidakpatuhan masyarakat dalam berlalu lintas," ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa wilayah hukum yang paling sering mengalami kecelakaan adalah Cibinong, Cileungsi, dan Dramaga. Berdasarkan catatan, bulan Agustus 2024 menjadi bulan dengan kecelakaan paling banyak, dengan total 59 insiden di Kabupaten Bogor. Dari bulan tersebut, tercatat 19 orang kehilangan nyawa, 34 mengalami luka berat, dan 56 sisanya luka ringan. Sebaliknya, bulan Januari 2024 mencatatkan jumlah kecelakaan terendah, yaitu 35 insiden, yang menyebabkan 19 orang tewas, 20 luka berat, dan 36 mengalami luka ringan. Kondisi ini menunjukkan perlunya penegakan disiplin dan kesadaran berlalu lintas yang lebih baik di kalangan masyarakat untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang. ANTARA