SAMARINDA –
**Borneonews - Samarinda**, Dua desa dan kelurahan di Provinsi Kalimantan Timur telah berhasil meraih penghargaan pada tingkat nasional dalam acara Temu Karya Nasional dan Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024. Acara bergengsi tersebut berlangsung di Gedung Ksiramawa dalam kompleks *Art Center* Bali. Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Kalimantan Timur, Puguh Harjanto, Kelurahan Long Ikis dari Kabupaten Paser berhasil meraih posisi Juara II Nasional dalam kategori Kelurahan di wilayah Regional 3. Selain itu, Kampung Kayu Indah yang berada di Kabupaten Berau juga memperoleh penghargaan sebagai Juara III Tingkat Regional 3 untuk kategori Desa PKAD atau Desa Teladan. Puguh menjelaskan bahwa acara Temu Karya Nasional ini mengusung tema "Desa dan Kelurahan Terus Berinovasi Menuju Indonesia Emas." Kegiatan ini juga meliputi Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 serta penyerahan penghargaan *Upakarya Wanua Nugraha*. Acara tersebut dibuka oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan dihadiri oleh sekitar 350 peserta yang berasal dari berbagai elemen, termasuk kepala desa, lurah, ketua Tim Penggerak PKK, camat, ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta pendamping desa dari tingkat kabupaten/kota dan provinsi se-Indonesia. Puguh berharap melalui kegiatan ini, desa dan kelurahan dapat berkembang menjadi pusat ekonomi yang aktif. Ia menekankan pentingnya tidak hanya mengandalkan pemikiran, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa dan kelurahan masing-masing. Di samping itu, ia menyoroti perlunya pemanfaatan hasil pembangunan oleh masyarakat setempat dan penguatan pemberdayaan untuk mencegah fenomena urbanisasi yang semakin meningkat. "Kuncinya adalah para kepala desa harus memiliki keterampilan yang memadai. Selain itu, mereka juga perlu memiliki konsep yang jelas mengenai arah pembangunan desa. Kemampuan kewirausahaan menjadi salah satu kualitas penting, di samping kepemimpinan dan pemahaman tentang administrasi pemerintahan, untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pendapatan Asli Desa (PADes)," tambahnya. Kegiatan Temu Karya Nasional 2024 mencakup berbagai agenda, termasuk diskusi, pelatihan, dan motivasi terkait penguatan pengelolaan pemerintahan desa. Selain itu, juga disajikan praktik terbaik dalam keberlanjutan tata kelola desa dan kelurahan berprestasi yang berbasis inovasi serta potensi unggulan. Acara ini juga menampilkan rangkuman kegiatan penjaringan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 serta penyerahan piala dan piagam kepada kepala desa dan kelurahan berprestasi pada tingkat nasional, beserta *Upakarya Wanua Nugraha* untuk kepala daerah yang berkontribusi. ANTARA