**Borneonews - Manado**, dalam debat publik pertama yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Elly Lasut dan Hanny Pajouw, menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat ekonomi lokal. Elly menyampaikan bahwa fokus utama dalam penguatan ekonomi lokal adalah melalui pemberdayaan serta pengelolaan sumber daya alam yang optimal, termasuk di sektor pertanian, pertambangan, perikanan, dan sumber daya lainnya. Hal ini berniat meningkatkan dampak ekonomi di daerah tersebut. Dia juga mengungkapkan bahwa masyarakat Sulawesi Utara saat ini tengah menghadapi tantangan besar, dikarenakan dampak dari pandemi COVID-19 serta ancaman inflasi, yang telah berimplikasi pada berbagai sektor ekonomi. Menurut Elly, jika diberi kepercayaan untuk memimpin Sulawesi Utara, mereka akan merumuskan kebijakan yang dapat menjawab langsung kebutuhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa program penguatan ekonomi lokal menjadi salah satu prioritas utama yang dirancang untuk memberdayakan masyarakat melalui berbagai inisiatif. Lebih lanjut, Elly juga menekankan bahwa pemberdayaan bukan hanya berkaitan dengan peningkatan produktivitas di lahan-lahan atau bidang tertentu, tetapi juga mencakup aksesibilitas yang lebih baik agar pendapatan masyarakat dapat meningkat secara signifikan. Ini semua diharapkan dapat berujung pada penguatan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan. Elly kemudian menambahkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dapat diimplementasikan untuk menciptakan pendapatan baru, salah satunya adalah dengan memperkuat pengembangan ekowisata. Konsep ekowisata yang dimaksud dapat mendatangkan pendapatan tambahan serta meningkatkan ekonomi masyarakat melalui penataan yang terstruktur dan terencana. Kunci keberhasilan dari pengembangan sektor pariwisata ini, menurutnya, adalah pembangunan sarana akses yang memadai menuju lokasi-lokasi wisata, disertai dengan upaya untuk memastikan bahwa aktivitas pariwisata tidak merusak lingkungan. Dengan demikian, harapannya adalah dapat menciptakan ekosistem yang seimbang antara pariwisata dan kelestarian alam. ANTARA