BORNEONEWS, Kasongan - Anak-anak di Kabupaten Katingan harus menghindari penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba). Pasalnya narkoba bisa merusak generasi penerus bangsa. Sejak dini, anak-anak juga harus mencintai negeri Indonesia.

Selain itu istri Bupati Ahmad Yantenglie ini juga berpesan agar anak-anak mencintai negeri Indonesia. 

"Hindari diri kalian dari pengaruh pergaulan bebas, narkoba, rokok, dan pernikahan dini, ayo berlari kejarlah cita-citamu setinggi mungkin," ujar Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Katingan, Endang Susilawatie pada acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2016 di Gedung Salawah Kasongan, Kamis (25/8/2016).

Bunda PAUD yang juga Wakil Ketua I DPRD Katingan ini berharap kepada anak-anak di daerahnya memiliki karakter, ilmu pengetahuan dan teknologi yang hebat, sehingga menang dalam persaingan. "Kelak yang akan mengubah masa depan Indonesia adalah anak-anak ini. Oleh karena itu kalian harus tetap semangat belajar ilmu pengetahuan, rajin beribadah, giat berolahraga, kreatif dalam berkarya, dan berbakti kepada kedua orangtua," katanya.

Sekda Nikodemus yang membacakan sambutan Bupati Katingan, Ahmad Yantenglie mengatakan, perayaan Hari Anak 2016 mengangkat tema 'akhiri kekerasan terhadap anak'. "Saya mengajak semua pihak pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, orang tua, orang yang dewasa, mari kita bersama-sama mengakhiri kekeran fisik maupun pelecehan terhadap anak-anak," kata Sekda Nikodemus.

Menurutnya jika tema ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi para orang tua untuk lebih meningkatkan kepedulian pada pemenuhan kebutuhan dan perlindungan anak-anak.

"Adapun hak-hak anak yang harus dipenuhi dan dilindungi bersama antara lain hak untuk bermain, mendapat pendidikan dan perlindungan, hak untuk mendapatkan nama dan identitas, status kebangsaan dan kewarganegaraan," imbuh Sekda Nikodemus.

Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Gedung Salawah diramaikan dengan berbagai perlombaan, mulai dari anak TK, SD, SMP maupun tingkat SMA. (ABDUL GOFUR/N).